Indonesia Persiapkan Calon Presiden Interpol 2020

Logo Interpol.
Sumber :
  • REUTERS/Edgar Su

VIVA.co.id – Indonesia akan menyiapkan seorang calon untuk menduduki posisi jabatan tertinggi di International Criminal Police Organization atau Interpol pada tahun 2020.

img_title Apresiasi Pengungkapan 1,16 Ton Ketamin, Bobby Nasution Minta Jaringan Narkotika di Sumut Diputus

Sekretaris National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia, Brigjen Pol Naufal M Yahya mengatakan, calon yang akan dipersiapkan untuk maju menjadi Presiden Interpol tak hanya dari kalangan Polri, tapi bisa juga dari Kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Empat tahun yang akan datang kami persiapkan (untuk menjadi Presiden Interpol). Saya kira kalau punya kapasitas, pasti ada yang menjadi Presiden Interpol," kata Naufal di Kuta Bali, Jumat, 11 November 2016.

img_title Operasi Patuh 2026 Digelar 26 Oktober-8 November, Pelanggaran Lawan Arus Jadi Perhatian Kakorlantas

Brigjen Naufal belum mengetahui siapa bocoran calon yang akan dipersiapkan untuk menduduki jabatan tertinggi di organisasi terbesar kedua setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu.

Pada Sidang Umum Tahunan Interpol ke-85 yang di gelar Nusa Dua Convetion Center (BNDCC) Bali, Indonesia tadinya mengincar posisi jabatan untuk anggota komite eksekutif Interpol. Hanya saja, pada sidang Interpol tahun ini, posisi jabatan eksekutif Interpol belum tersedia bagi Indonesia.

img_title Ikhtiar Brigjen Aries Awali Pimpin Korlantas Polri, Singgung Doa dan Peningkatkan Kualitas Pelayanan

Sidang Interpol ke-85 di Bali ini akhirnya memilih Meng Hongwei dari China, menjadi Presiden Interpol untuk periode 2016-2020. Hongwei terpilih setelah mendapatkan suara terbanyak dari pemungutan suara oleh peserta Sidang Umum ke-85 Interpol.

Hongwei menggantikan posisi Mireille Ballestrazzi dari Prancis, yang masa jabatannya telah habis

Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta

Sulsel Darurat Narkoba! Rudianto Lallo Desak Polisi-BNN Berantas Bandar

Anggota Komisi III DPR Rudianto Lallo (RL) menyebut Sulawesi Selatan (Sulsel) menghadapi status darurat peredaran narkoba. Rudianto Lallo mendesak polisi & BNN

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut