Banjir Rancaekek Rendam 2.802 Rumah

Banjir di Rancaekek, Bandung, Rabu, 8 Juni 2016.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Suparman.

VIVA.co.id – Kepala Seksi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Barat, Alif Nur Anhar, menyebut ada 2.802 rumah di Kecamatan Rancaekek, Bandung, terendam akibat luapan Sungai Cikeruh dan Cimande.

img_title DPRD Kota Bandung Usulkan Raperda Administrasi Kependudukan Adaptif soal Transformasi Digital & Mobilitas Penduduk

Alif menyatakan, rumah yang terendam berada di Desa Linggar, Bojongloa, Rancaekek Wetan, dan Desa Rancaekek Kulon. Mereka terendam dengan ketinggian air sekitar 30 sampai 70 sentimeter, atau sekira lutut orang dewasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jumlah keseluruhan 2.802 rumah dari 3.002 KK dan 8.038 jiwa," ujar Alif saat dihubungi, Senin, 14 November 2016.

img_title Perkuat Kepercayaan Investor, Pemprov Jawa Barat dan PT PII Teken Perjanjian Penjaminan Proyek TPPASR Legok Nangka

Alif menjelaskan, luapan sungai karena hujan deras dan kiriman air dari Kabupaten Sumedang. "Banjir diakibatkan penyempitan dan pendangkalan sungai," tambahnya.

Kendati demikian, menurutnya, warga yang terdampak banjir enggan mengungsi dari rumah mereka. "Pengungsi nihil, korban jiwa nihil, warga masyarakat saat ini masih bertahan di rumah masing-masing," terangnya.

img_title Persib Siapkan Konvoi Angkat Piala di Asia Afrika, Pemain Bakal Naik JPO Gedung Merdeka

Selain merendam penduduk, banjir juga menyebabkan arus lalu lintas kendaraan di Jalan Raya Rancaekek - Majalaya padat. Jalur Nasional Bandung - Garut ikut terendam dan mengakibatkan antrean kendaraan hingga Parakanmuncang dan Cicalengka.

"Jalan Raya Bandung-Garut juga sebaliknya masih macet dengan ketinggian air 20 sampai 60 sentimeter," jelasnya.

DPRD Kota Bandung.

Radea Respati Paramudhita Apresiasi Pengabdian Masyarakat KCK FEB Universitas Widyatama karena Lakukan Ini

Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung mengapresiasi kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Kelompok Cabang Keilmuan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widyatama.

img_title
VIVA.co.id
19 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut