Pengacara: Dahlan Iskan Sedang Panen Fitnah

Dahlan Iskan (tengah) saat beristirahat siang di sela-sela pemeriksaannya sebagai saksi kasus korupsi aset PT Panca Wira Usaha di kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Nur Faishal

VIVA.co.id - Penasihat hukum Dahlan Iskan merespons berita tangkap tangan suap oleh advokat berinisial HR kepada Ajun Komisaris Besar Polisi Brotoseno, Kepala Unit Tipikor Bareskrim Mabes Polri, dalam kaitannya kasus dugaan korupsi proyek cetak sawah. Pihak Dahlan menegaskan, HR bukan anggota tim penasihat hukumnya.

img_title Terpopuler: Toyota Siapkan 400 Ribu Robot, Penjualan Pikap Tembus 89 Ribu Unit, hingga Pajak EV China

"Kami sebagai lawyer-nya DI (Dahlan Iskan) sangat prihatin karena sekarang Pak Dahlan sedang panen fitnah. Apa saja difitnahkan ke Pak Dahlan," kata seorang pengacara Dahlan Iskan, Riri Purbasari Dewi, saat mendampingi pemeriksaan Dahlan di Markas Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur, Surabaya, pada Jumat, 18 November 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Riri memberi contoh berita terbaru tentang tangkap tangan suap dari advokat berinisial HR kepada AKBP Brotoseno. "Misalnya, saat ini ada lawyer inisial HR, dikatakan sebagai lawyer-nya Dahlan. Itu tidak benar. Tim lawyer Pak Dahlan dalam kasus cetak sawah hanya kami bertiga. Saya, Pak Imam, dan Pak Mursyid," ujarnya.

img_title Mobil Listrik China Terancam Pajak 30 Persen di Thailand

Dahlan, kata Riri, tidak mengenal pengacara berinisial HR. Tapi dia mengakui bahwa HR adalah salah satu pengacara perusahaan yang didirikan Dahlan, Jawa Pos Group. "Tapi Pak Dahlan tidak kenal pengacara bernama HR," ujarnya. "Pak Dahlan sudah sepuluh tahun lebih tidak berurusan dengan manajemen Jawa Pos."

Riri menegaskan, dalam kasus cetak sawah, Dahlan Iskan masih berstatus sebagai saksi. Dia juga menegaskan kliennya meyakini proyek cetak sawah di Ketapang, Kalimantan Barat, itu adalah murni kebijakan dan tidak ada pelanggaran pidana.

img_title Toyota Bikin Mobil Listrik 7 Penumpang, Ukurannya Bukan Kaleng-Kaleng

"Pak Dahlan tidak pernah menghindari segala pemeriksaan, seperti beberapa minggu terakhir ini Pak Dahlan selalu menjalani pemeriksaan. Mudah-mudahan (pemeriksaan) sekarang yang terakhir kalinya," kata Riri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belum ada pernyataan resmi dari Kepolisian apakah selain diperiksa dalam kasus cetak sawah, Dahlan juga diklarifikasi penyidik tentang tangkap tangan suap dari HR ke AKBP Brotoseno. Dahlan hanya sedikit bicara soal itu. "Soal berita terbaru (suap AKBP Brotoseno), biar tiga pengacara saya yang ngomong," ujar Dahlan.

Dahlan Iskan menjadi sorotan publik lagi setelah dibelit tiga kasus korupsi. Selain menjadi tersangka korupsi aset BUMD Jatim, mantan Direktur Utama PT PLN itu juga dibelit kasus dugaan korupsi mobil listrik yang diselidiki Kejaksaan Agung dan dugaan korupsi proyek fiktif cetak sawah yang diusut Markas Besar Polri. Untuk dua kasus terakhir dia masih berstatus saksi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut