18 Napi Teroris Segera Bebas di Jawa Tengah

Ilustrasi/Penjara
Sumber :
  • U-Report

VIVA.co.id – Belasan narapidana terorisme segera menghirup udara bebas di sejumlah lembaga pemasyarakatan Jawa Tengah. Meski seluruhnya belum tentu melakukan tindakan radikal, namun publik diminta mengawasi kebebasan mereka.

img_title 2 Dapur MBG di Jawa Tengah Disetop Permanen, BGN: Membahayakan Keselamatan 500 Penerima Manfaat

"Ada 18 narapidana (terorisme) yang akan keluar lapas. Itu potensi radikalisme yang patut diwaspadai oleh semua pihak," kata Ketua Forum Komunikasi Penanggulangan Terorisme Jawa Tengah Najahan Musyafak, Rabu, 23 November 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Najahan, sebagaimana yang disampaikannya dalam dialog terbuka bertajuk Peran Masjid dalam Penanggulangan Radikalisme dan Terorisme di Semarang, kewaspadaan terkait segera bebasnya napi terorisme itu, penting dilakukan mengingat saat ini sarana untuk menyebarkan paham radikalisme di masyarakat semakin masif dan sistematis.

img_title 3 Wilayah Ini Punya Motor Lebih dari 20 Juta Unit, Jakarta Bukan yang Terbanyak

Ia menyebut salah satu indikasinya antara lain, banyaknya sekolah, pondok pesantren maupun masjid yang berafiliasi dengan gerakan radikal. Ia mencontohkan kondisi itu bisa ditemukan di eks Karesidenan Surakarta.

"Makanya, sembari kita awasi gerak-gerik 18 napi yang akan bebas itu, kita juga akan memantau masjid di sana apakah menggerakkan ajaran yang baik atau malah memunculkan paham radikalisme," katanya.

img_title Kabar Buruk Bagi Warga Jateng, BMKG Sebut Seluruh Wilayah Siaga Kekeringan

Gerakan radikalisme baru, juga bisa ditemui di selebaran-selebaran berupa pamphlet, spanduk, dan buletin yang berisi ajakan-ajakan menentang keberagaman dan kesatuan NKRI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Parahnya, bulletin tersebut justru disebarkan oleh kelompok tertentu di masjid-masjid usai salat Jumat.

"Karena kenyataannya sudah masuk ke masjid-masjid. Ini harus kita awasi betul karena merupakan benih radikalisme. Isinya ini harus diwaspadai, pengurus masjid harus melakukan seleksi," ujarnya.

Juru bicara KPK Budi Prasetyo

KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah Usai Geledah Kantor BPK Jateng

KPK menyita uang tunai senilai ratusan juta dan sejumlah dokumen setelah menggeledah Kantor BPK Perwakilan Jawa Tengah serta dua rumah pihak terkait pada 22 Oktober

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut