Ini Sasaran Aksi Terduga Teroris Majalengka

Rilis pelaku dan barang bukti kasus penangkapan terduga teroris Majalengka
Sumber :
  • VIVA/Syaefullah

VIVA.co.id – Markas Besar Kepolisian merilis hasil penangkapan terduga teroris di Majalengka berikut dengan barang buktinya, Jumat, 25 November 2016. Terduga berinisial RPW itu ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri pada, Rabu, 23 November 2016 lalu.

img_title UU Hukuman Mati Teroris Mulai Berlaku di Israel

Dari hasil pemeriksaan, RPW berencana melakukan aksi pengeboman di kantor pemerintah dan kantor kedutaan asing yang ada di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Seperti biasa, sasaran itu ditujukan kepada Gedung DPR, Mabes Polri, Mako Brimob Depok, Kedubes Asing, stasiun televisi tertentu, tempat ibadah dan kafe," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Kombes Pol Rikwanto, Jakarta Selatan, Jumat, 25 November 2016.

img_title Nadiem Heran Tuntutannya Lebih Besar Dari Pembunuh dan Teroris: Mungkin Sudah Jelas Saya Tak Bersalah

Tak hanya itu, RPW juga berencana melakukan aksinya di tempat keramaian seperti kasus bom Thamrin, Jakarta Pusat. "Mereka menyasar keramaian, mereka berani meledakkan dan berani mati, itu gemanya mendunia," ujar dia.

Saat ini, RPW sudah diamankan oleh Densus 88 Antiteror di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

img_title Serangan Teroris di Pakistan, 15 Polisi Tewas

Penangkapan RPW terjadi, Rabu, 23 November 2016, sekira pukul 09.00 WIB, saat ditangkap di tangan RPW ditemukan sejumlah barang bukti seperti serbuk kristal berwarna cokelat, asam nitrat, asam sulfat, air raksa, pupuk urea dan gelas kimia.

Mendagri Tito Karnavian.

Mendagri Tito Dorong Penguatan Penggunaan Soft Approach dalam Mencegah Ekstremisme dan Terorisme

Mendagri Muhammad Tito Karnavian mendorong penguatan penerapan strategi soft approach dalam mencegah penyebaran ekstremisme berbasis kekerasan dan terorisme di Indonesi.

img_title
VIVA.co.id
18 Mei 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut