Penghina Gus Mus Minta Maaf

Dua penghina Gus Mus, masing-masing Pandu Wijaya dan Bahtiar Prasojo tertunduk malu saat meminta maaf ke Gus Mus di Pondok Pesantren Raudhatul Thalibin Leteh Rembang, Jumat (25/11/2016).
Sumber :
  • VIVA.co.id/istimewa

VIVA.co.id – Dua pelaku penghinaaan terhadap KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus, masing-masing, Pandu Wijaya dan Bahtiar Prasojo, mengaku menyesal atas ulahnya menghina ulama Nahdhatul Ulama terkemuka di Jawa Tengah itu di media sosial.

img_title Maia Estianty Bahas Rezeki, Kerja Keras dan Sedekah Malah Kena Semprot Netizen, Dianggap Tidak Peka!

Permintaan maaf keduanya dilakukan dengan mendatangi langsung kediaman Gus Mus di Pondok Pesantren Raudhatul Thalibin Leteh Rembang, Jumat, 25 November 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pandu Wijaya sendiri merupakan karyawan perusahaan BUMN Adhi Karya yang tinggal di Probolinggo, Jawa Timur. Pandu sebelumnya sempat menjadi bulan-bulanan netizen lantaran satu cuitannya yang cukup kasar terhadap Gus Mus.

img_title Jennifer Coppen Kena Hujat Netizen Malaysia Gegara Justin Hubner, Begini Reaksinya

Sementara Bahtiar Prasojo merupakan warga asal Kabupaten Tegal. Seperti halnya Pandu, Bahtiar juga membuat netizen geram lantaran membagikan tautan pemberitaan tentang Gus Mus di laman akun facebooknya. Tulisan postingan itu Bahtiar menyebut bahwa Gus Mus tak layak menjadi ulama.

Kedatangan dua orang tersebut sowan ke Rembang disambut baik oleh Gus Mus. Keduanya bahkan sempat berbincang bersama di ruang tamu. Di akhir pertemuannya, Pandu bahkan sempat meminta Gus Mus untuk menandatangani salah satu buku bacaannya.

img_title Gerah Dihina hingga Dikirimi Gestur Meludah, Dicky Difie Peringati Netizen: Tunggu 3 Hari Kita Ketemu di Pengadilan!

Kepada wartawan, Pandu Wijaya menyatakan penyesalannya terkait ulahnya menghina Gus Mus.

"Saya ke Rembang ini sengaja sowan Gus Mus karena inisiatif tulus saya untuk meminta maaf atas cuitan saya soal Gus Mus di twitter berapa waktu lalu, " ujar pria 25 tahun itu.

Begitu pun Bahtiar. Ia juga mengaku menyesali perbuatan penghinaan tersebut dan memohon maaf secara pribadi di hadapan Gus Mus. "Mungkin atas dasar ketidakcerdasan saya hingga menulis hal demikian (postingan di facebook)," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pertemuan itu, Gus Mus sendiri menyatakan telah memaafkan keduanya. Ulama yang dikenal aktif menulis puisi dan cerpen itu bahkan telah memberi maaf saat mereka menuliskan postingan yang dianggap netizen sebagai suatu penghinaan itu.

Sebelumnya, lewat akun twitternya Gus Mus dengan teramat bijak telah menyatakan tidak ada yang perlu dimaafkan dalam kasus ini. Karena sejak awal Gus Mus merasa maklum atas cuitan Pandu maupun Bahtiar yang dinilai sebagai orang yang masih muda.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut