Dua Pelaku Perusakan di Singkawang Diamankan

Tugu Naga di Kota Singkawang, Kalimantan Barat
Sumber :
  • Antara/ Jessica Wuysang

VIVA.co.id – Dua pelaku perusakan aset milik Komisi Pemilihan Umum Kota Singkawang dan usaha rumah makan berhasil diamankan kepolisian setempat, Jumat, 25 November 2016. Masing-masing pelaku yakni, Kris (33) dan UN (42), diamankan di dua tempat yang berbeda.

img_title Pemadaman Karhutla di Kalimantan Barat Pakai Metode Suntik Gambut, Begini Caranya

Kabid Humas Polda Kalimantan Barat, Kombes Pol Suhadi SW, dalam siaran persnya menyebutkan, penangkapan kedua pelaku itu bermula dari dampak unjuk rasa di kantor KPU Kota Singkawang, Selasa, 22 November 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Unjuk rasa itu dilakukan oleh para pendukung calon kepala daerah dari pasangan Moses Ahie dan Amir Fatah. Pasangan ini sebelumnya dinyatakan tidak lolos verifikasi. Karena itu terjadi unjuk rasa untuk memaksa agar calon mereka dimasukkan kembali.

img_title Kronologi Kematian Orangutan Sempurna di Kalbar yang Sempat Disorot usai Ditemukan Pingsan

KPU Kota Singkawang pun menolak memenuhi tuntutan itu. Atas dasar itu, seorang pelaku bernama Kris pun mengeluarkan ancaman dan merusak meja milik KPU.

"Mendengar teriakan Kris dan suara pecahan kaca meja, para pengunjuk rasa lainnya yang menunggu di luar kantor KPUD Kota Singkawang langsung melakukan pelemparan terhadap kantor KPUD Kota Singkawang," kata Suhadi.

img_title BNPB Ungkap 354 Hektare Lahan Terbakar di Kalbar Berhasil Dipadamkan

Kemarahan pengunjuk rasa pun berlanjut ke pasar Kota Singkawang. Patung Naga yang menjadi ikon Kota Singkawang pun dirusak, termasuk juga sejumlah toko. "Keduanya kini sudah diamankan dan diperiksa lebih lanjut," kata Suhadi. (ase)

Ratusan mahasiswa melakukan unjuk rasa terkait Karhutla di Kalimantan Barat

7 Tuntutan BEM SI Kalbar Terkait Karhutla: Minta Perusahaan Bertanggung Jawab hingga Penetapan Bencana Nasional

Dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian serius. Pemerintah perlu memastikan warga terdampak mendapatkan perlindungan dan layanan kesehatan

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut