Sejumlah Alasan Mendikbud Moratorium Ujian Nasional

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Anwar Sadat

VIVA.co.id – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, menyebutkan sejumlah alasan terkait kebijakan moratorium Ujian Nasional (UN). Mulai dari Nawacita, putusan hukum, dan alasan lainnya.

img_title Anggaran Pendidikan Tembus Rp574,2 Triliun, Pemerintah Siapkan Skema Baru Rp824 Triliun pada 2027

"Dalam program aksi Nawacita, sembilan agenda prioritas nomor 8 disebutkan akan ada evaluasi model penyeragaman sistem pendidikan nasional," kata Muhadjir dalam rapat bersama Komisi X DPR di Gedung DPR, Jakarta, Kamis, 1 Desember 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, sesuai Nawacita, perlu ada evaluasi model penyeragaman sistem pendidikan nasional karena pembentukan kurikulum harus menjaga keseimbangan aspek muatan lokal dan aspek nasional.

img_title Muktamar NU Minta Anggaran Pendidikan Tak Dipakai untuk MBG Mulai 2027

"Dalam rangka membangun pemahaman yang hakiki terhadap Kebhinekaan yang Tunggal Ika," kata Muhadjir.

Ia melanjutkan, dari sisi hukum, ia berpegangan pada Putusan MA No. 2596 K/PDT/2008 pada 14 September 2009. Putusan tersebut memerintahkan untuk meningkatkan kualitas guru, kelengkapan sarana dan prasarana sekolah, akses informasi yang lengkap di seluruh daerah di Indonesia, sebelum mengeluarkan kebijakan pelaksanaan UN.

img_title Anggaran Pendidikan Rp757 T di RAPBN 2026, Golkar Soroti Tumpang Tindih Sekolah Kedinasan

"UN juga dianggap hanya menguji ranah kognitif dan beberapa mata pelajaran saja. Akibatnya cenderung mengesampingkan hakikat pendidikan untuk membangun karakter, perilaku, dan kompetensi," kata Muhadjir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab menurutnya sekolah menjadi hanya fokus pada mata pelajaran yang diujikan dalam UN. Selanjutnya, bentuk soal UN juga selalu pilihan ganda. Akibatnya, siswa jauh dari cara berpikir kritis dan analitis.

 

Kepala Bakom RI, Syahganda Nainggolan

Pemerintah Jawab Demo Mahasiswa, Beberkan Data Soal Karhutla, Pendidikan, dan Investasi

Pemerintah merespons demo mahasiswa 28 Oktober 2026 dengan memaparkan data karhutla, investasi, anggaran pendidikan, reformasi hukum, serta HAM dan demokrasi.

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut