Perakit Belajar Bom dari Bahrun Naim Lewat Aplikasi Telegram

Bahrun Naim, terduga teroris yang mendalangi seluruh aktivitas terorisme di Indonesia
Sumber :
  • ANTARA FOTO/SOLOPOS/Burhan Aris Nugraha

VIVA.co.id – Kepolisian memastikan kelompok pelaku teror bom yang kabarnya akan diledakkan di kawasan Istana Negara, merupakan jaringan Bahrun Naim yang berafiliasi dengan kelompok Islam radikal di Suriah, atau ISIS.

img_title Korban Tewas Bom Mobil Bunuh Diri di Pakistan Jadi 21 Orang, 15 Polisi

Kelompok kecil yang terdiri dari satu perempuan, DYN, dan tiga laki-laki, MNS, AS, dan S, itu diketahui kerap berkomunikasi langsung dengan Bahrun Naim yang disebut-sebut berada di Suriah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak cuma itu, dari pemeriksaan polisi, terungkap DYN dan anggota kelompoknya belajar merakit bom lewat panduan Bahrun Naim melalui sebuah aplikasi pesan foto dan video.

img_title Bom Mobil Meledak dan Tabrak Kantor Polisi di Pakistan saat Salat Jumat, 16 Orang Tewas

"Mereka belajarnya melalui BN (Bahrun Naim), melalui komunikasi, melalui telegram. Yang bersangkutan dikasih tahu membuat bomnya melalui telegram. Ini memang sel baru," ujar Kabag Mitra Biro Penerangan Masyarakat Polri Kombes Pol Awi Setiyono, Minggu 11 Desember 2016.

Sejauh ini, Awi mengatakan, seluruh terduga teroris yang telah diamankan masih tidak konsisten keterangannya. Termasuk, belum dipastikan apa sasaran yang hendak diserang oleh mereka.

img_title Pemuda di Bandung Barat Ditangkap, Perakit Senpi Hingga 56 Kali Uji Coba Bom Rakitan

"Nanti, akan kita update lagi. Tidak mudah untuk memeriksa mereka-mereka yang siap mati," kata Awi. (asp)

Brimob Polda Maluku melakukan pemusanahan UXO atau bom militer di Kawasan PSN Blok Masela, Tanimbar

Bikin Geger! 2 Bom Aktif Peninggalan Perang Dunia II Ditemukan di Maluku, Gegana Turun Tangan

Dua bom militer yang belum meledak peninggalan Perang Dunia II ditemukan di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.

img_title
VIVA.co.id
20 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut