Bom Rakitan di Tangsel Sudah Diledakkan

Polisi berjaga-jaga di lokasi penggeledahan terduga teroris di Serpong, Tangsel
Sumber :
  • VIVA/Reza Fajri

VIVA.co.id – Bom rakitan yang ditemukan petugas dalam penggerebekan di Kampung Babakan, Tangerang Selatan, Rabu, 21 Desember 2016, sudah diledakkan tim penjinak bom.

img_title Polisi Tangkap 12 Orang Diduga Hendak Picu Kerusuhan di Malang, 4 Bom Molotov Disita

Dari pantauan di lokasi, sempat terdengar suara ledakan yang diduga kuat dari bom yang sengaja diledakkan petugas. Peledakan dilakukan tim penjinak bom di lokasi tak jauh dari tempat penggerebekan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait hal ini, Mabes Polri membenarkan telah dilakukan penyergapan terhadap jaringan teroris di Tangsel. Tiga terduga tewas dan satu diamankan dalam keadaan hidup.

img_title Bikin Geger! 2 Bom Aktif Peninggalan Perang Dunia II Ditemukan di Maluku, Gegana Turun Tangan

Empat terduga itu adalah Adam, Irwan, Omen dan Edwin alias K. Terduga Adan ditangkap hidup. Sementara tiga terduga meninggal dunia. Petugas masih berada di lokasi untuk melakukan identifikasi.

"Jadi benar, pada pukul 08.00 wib, di daerah Tangsel ada penyergapan teroris, berawal dari ditangkapnya saudara Adam saat keluar dari kontrakan dan akan mengarah ke Serpong," kata Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Rikwanto.

img_title Korban Tewas Bom Mobil Bunuh Diri di Pakistan Jadi 21 Orang, 15 Polisi

Saat dilakukan interogasi, pelaku Adam mengakui ada tiga orang rekannya dan punya rencana akan melakukan amaliah di Pos Lantas Rumah Sakit Eka Serpong.

"Bentuknya melakukan penyerangan ke pos polisi, lebih dulu melakukan penusukan kepada anggota. Setelah masyarakat dan polisi berkumpul, kemudian datang orang membawa bom dan melakukan bom bunuh diri," katanya.

Petugas kemudian menelusuri keberadaan kontrakan pada pukul 09.45 wib. Ada dua kontrakan di daerah Tangerang Selatan yang sesuai dengan petunjuk Adam

"Terdeteksi tiga orang dan sudah diminta untuk menyerah. Namun ada perlawanan dari pelaku dengan melakukan pelemparan bom. Alhamdulillah bom tidak meledak dan dilakukan pelumpuhan," katanya.

Setelah petugas masuk, tiga orang tergeletak dan setelah dilakukan pemeriksaan sementara, dipastikan tiga pelaku meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tampak di situ ada sebuah bom yang cukup besar, buatan tangan. Densus tidak berani memegangnya, dan dilakukan pemanggilan jibom (penjinak bom) dan diamankan," katanya.

Rikwanto memastikan, bom yang ditemukan bukan mirip bom Bekasi. Bom di Tangsel ini adalah hand made yang bentuknya tidak beraturan. "Banyak sebutan untuk bom tersebtu, tapi bukan bom panci seperti di Bekasi," katanya. (ase)

Bendera Italia.

Ratusan Sekolah di Italia Terima Ancaman Bom Lewat Email dalam 24 Jam

Sebanyak 271 sekolah di seluruh Italia, termasuk delapan sekolah di Roma, secara bersamaan menerima email berisi ancaman bom yang diduga merupakan ancaman palsu

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut