Masa Tanggap Darurat di Aceh Berakhir

Kepala BNPB Willem Rampangilei (tengah) dalam konferensi pers gempa Aceh
Sumber :
  • VIVA.co.id/Danar Dono

VIVA.co.id – Setelah dua pekan gempa bumi berkekuatan 6,5 skala richter menerjang Aceh pada 7 Desember 2016, masa tanggap darurat dinyatakan berakhir. 

img_title Gempa Magnitudo 2,8 Guncang Bener Meriah Aceh Pagi Ini, BMKG Ungkap Penyebabnya

Selanjutnya, sejak 21 Desember 2016, Aceh akan memasuki masa transisi darurat hingga 20 Maret 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Masa tanggap darurat berakhir, dengan total 104 meninggal akibat bencana gempa Aceh. Semua korban telah ditangani oleh pemda dan pemerintah pusat," ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Willem Rampangilei di kantornya, Jakarta, Kamis, 22 Desember 2016.

img_title Aceh Diguncang 11 Gempa Sehari, BMKG Ungkap Pemicu hingga Status Gunung Bur Ni Telong Naik Siaga

Pada masa transisi darurat ini, BNPB dan jajaran terkait akan membangun pelayanan umum. Termasuk menyediakan sarana sementara untuk kegiatan belajar mengajar.

"Sesuai instruksi Presiden, memaksimalkan pelayanan umum. BNPB telah pasang tenda darurat untuk sekolah dan kelas darurat untuk menunggu pembangunan sekolah," ujarnya menambahkan.

img_title Tanggap Darurat Bencana Aceh Kembali Diperpanjang hingga 8 Januari 2026

Menurut Willem Presiden telah meminta agar proses rehabilitasi dan perbaikan terhadap pelayanan masyarakat dipercepat penyelesaiannya. Sehingga kegiatan pelayanan masyarakat bisa segera pulih dan berjalan normal kembali.

(mus)

Alat berat sedang bekerja pemulihan infrastruktur Aceh akibat banjir bandang

Aceh Masuk Masa Transisi Pemulihan Bencana hingga 29 April 2026

Status penanganan bencana di Aceh dari masa tanggap darurat bencana menjadi masa transisi darurat menuju pemulihan selama 90 hari, terhitung hingga 29 April 2026.

img_title
VIVA.co.id
30 Januari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut