2016, Bencana Alam Catatkan Rekor
- VIVA.co.id/Muhamad Solihin
"Seperti di Desa Caok Loano, banyak warga  tiba-tiba tersapu longsor. Juga ada beberapa pengendara motor yang tersapu longsor saat menunggu pembersihan," katanya.
![]()
6. Banjir dan Longsor Sangihe, 21 Juni 2016.
Masih di bulan Juni, banjir menerjang Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Selasa, 21 Juni 2016. Curah hujan tinggi membuat sejumlah lokasi terkena banjir dan longsor.Â
Dalam bencana ini lima warga meninggal dunia, dan seorang lainnya dinyatakan hilang. Selain itu, 2.180 orang mengungsi, 46 rumah dinyatakan rusak berat, serta 93 rumah lainnya rusak sedang dan ringan.
Presiden Joko Widodo pun memberikan sumbangan senilai Rp350 juta untuk para korban tanah longsor dan banjir bandang ini. Bantuan diterima langsung Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana.
“Melalui BNPB, pemerintah pusat juga menyerahkan bantuan logistik untuk kebutuhan korban bencana," kata Wakil Bupati saat dihubungi VIVA.co.id.
BNPB memperkirakan kerugian akibat banjir dan longsor ini mencapai Rp57 miliar.
7. Erupsi Gunung Gamalama, 3 Agustus 2016.
Pada Agustus, Gunung Gamalama di Pulau Ternate, Kepulauan Maluku, mengalami erupsi, Rabu, 3 Agustus 2016. Luncuran abu vulkanik membentang hingga 600 meter dari tenggara ke selatan, dan memaksa aktivitas Bandar Udara Babullah ditutup.
Menurut Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 3 Agustus 2016, letusan diduga dipicu aktivitas gempa pada Rabu, sekira pukul 06.14 WITA.Â
Laporan Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika mengungkapkan adanya gempa berkekuatan 4,6 skala richter di 86 kilometer barat daya Halmahera Barat dengan kedalaman 18 kilometer. Gempa ini, diikuti dengan tremor terus menerus, sehingga membuat adanya tekanan ke dalam dapur magma Gunung Gamalama.
"Saat ini erupsi Gamalama dalam level II, status waspada dengan rekomendasi tidak boleh ada aktivitas penduduk dalam radius 1,5 kilometer."
Bencana ini berdampak pada 13.145 warga yang hidup di sekitar gunung itu.
8. Kebakaran Hutan dan Lahan, Akhir Agustus 2016.
Menjelang berakhirnya Agustus, enam provinsi di Indonesia menetapkan status siaga darurat asap, sebagai antisipasi kebakaran hutan dan lahan. Mereka adalah Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.