Ditipu Dukun Pengganda Uang, 16 Ribu Dolar Hilang

Ilustrasi uang banyak.
Sumber :
  • Halomoney

VIVA.co.id – Kasus penipuan dengan modus penggandaan uang yang diduga dilakukan Taat Pribadi melalui Padepokan Dimas Kanjeng, tampaknya tak membuat masyarakat jera untuk percaya pada paranormal dengan kemampuan menggandakan uang.

img_title Masih Ingat Dimas Kanjeng? Dukun yang Bisa Gandakan Uang, Kini Sudah Bebas dari Penjara

Buktinya, Setiawan Nugroho alias Joko (46 tahun), warga Kecamatan Kasihan, Bantul, Yogyakarta, berhasil melakukan aksi serupa Taat Pribadi, dengan memperdaya S, warga Triharjo, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Joko mengaku bisa menggandakan uang S sebesar 16 ribu dolar Amerika Serikat atau setara Rp223 juta, menjadi sekitar Rp8 miliar.

img_title Pembunuhan Sadis di Tambora Bermula dari Utang Berlanjut Ritual Penggandaan Uang

Namun kenyataannya, alih-alih berlipat ganda, uang S justru hilang dibawa Joko. Tak ayal, S langsung melaporkan Joko ke polisi.

"Modusnya penggandaan uang. Uang Dolar Amerika dimasukkan dalam kardus disertai telor angsa. Pelaku mengaku bisa menggandakan uang dengan modal batu mirah delima dan bunga setaman," kata Ajun Komisaris Polisi Sepuh Siregar, Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Sleman, Rabu, 4 Januari 2016.

img_title Dukun Gadungan di Langkat Ditangkap, Mengaku Bisa Gandakan Uang hingga Rp 1 Miliar

Awalnya, tersangka yang diketahui pengangguran itu, mengaku pada S bahwa dia adalah paranormal dengan kemampuan menggandakan uang. Korban pun dikenalkan pada temannya yang mengaku memiliki batu mirah delima, berkhasiat menggandakan uang.

Tersangka kemudian meminta korban menyediakan uang dalam jumlah besar. Agar lebih simpel, Joko meminta S memberikannya uang dalam mata uang dolar Amerika. Korban setuju dan menukar uang ke jasa penukaran uang di Hotel Inna Garuda, Yogyakarta. 

Kata Sepuh, korban memang mengaku sedang kesulitan keuangan karena punya banyak utang. Sehingga dia tergiur mendengarkan pengakuan Joko, karena bisa mendapatkan uang miliaran bermodal ratusan juta rupiah.

Uang yang dibawa S pun dimasukkan ke dalam kardus, kemudian Joko pura-pura membuat ritual. "Saat ritual, uang itu diganti dengan tumpukan kuitansi 170 lembar," ungkap Sepuh.

Saat korban diminta melakukan ritual di rumah kontrakannya, sesuai arahan tersangka, ternyata Joko kabur sambil membawa uang US$16 ribu itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada S Joko beralasan pergi karena ingin membuang telur angsa yang menjadi salah satu syarat ritual. Joko berjanji akan kembali setelah membuang telur tersebut.

"Korban curiga setelah dua jam ditunggu tidak datang, lalu kardus dibuka ternyata uang dolar itu sudah berubah kertas kuitansi," kata Sepuh.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut