Kabut Asap Kembali Ancam Sumatera

Kabut asap di Riau yang tampak dari satelit
Sumber :
  • nasa.gov

VIVA.co.id – Awal tahun 2017 kabut asap kembali mengancam beberapa provinsi di Sumatera. Bila pemerintah dan stakeholder terkait lainnya tidak melakukan antisipasi dini, bukan tidak mungkin bencana kabut asap akan kembali terulang.

img_title Kabut Asap Karhutla Selimuti Kapuas, Jarak Pandang Turun hingga 100 Meter

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Sugarin, menjelaskan berdasarkan data satelit 10 Januari 2017 update pukul 16.00 WIB menunjukkan bahwa saat ini ada tiga provinsi yang terdeteksi hotspot.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di Sumatera Utara terdeteksi tiga titik, begitu juga di Sumatera Barat ada tiga titik," ujar Sugarin.

img_title Tegas! Singapura Bentuk Panel Khusus untuk Selidiki Perusahaan yang Diduga Picu Kabut Asap

Sementara di Riau terdapat sembilan titik dengan level confidence lebih dari 70 persen empat titik. Masing-masing satu berada di Kabupaten Rokan Hulu dan Siak satu titik dan di Rokan Hilir dua titik.

"Angin umumnya bertiup dari arah Barat Laut hingga Timur Laut  menuju Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan 5–20 knots atau 9–36 KM per jam," terang Sugarin.

img_title Singapura Surati 10 Perusahaan Terkait Kabut Asap, Ada yang Punya Konsesi Lahan di Indonesia

Ia menambahkan, pada umumnya cuaca di wilayah Riau cerah berawan. Potensi hujan dengan intensitas ringan tidak merata hanya terjadi pada pada malam dini hari atau pagi hari di wilayah Riau Bagian Barat, Utara, dan Pesisir Timur.

Pemandangan Kabut Asap akibat Karhutla Kalimantan di Singapura

Hujan Diprediksi Guyur Singapura, Kabut Asap Berpeluang Menipis Hari Ini

Kualitas udara Singapura diperkirakan berada pada kategori baik hingga sedang pada 26 Oktober 2026. Hujan di sejumlah wilayah diharapkan membantu mengurangi kabut asap.

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut