Ini Dia Kekayaan Indonesia di Pulau Jemur

VIVAnews - Pulau Jemur yang jelas-jelas masuk dalam teritorial Indonesia tepatnya di Kabupaten Rokan Hilir, provinsi Riau, diklaim sebagai tujuan kawasan wisata Malaysia. Benarkah pulau itu tak bertuan dan tak ada aktivitas sehingga diklaim Malaysia sebagai kawasan mereka?

Komandan Pos Angkatan Laut di Pulau Jemur, Lettu Jujuk ketika dihubungi VIVAnews, Selasa, 1 September 2009 menjelaskan banyak aktivitas di pulau itu. Bahkan, aset milik pemerintah Rokan Hilir dan provinsi Riau juga ada. Termasuk juga dari TNI AL.

"Di Pulau Jemur sudah lama dibangun Pos Angkatan Laut. Sesuai tugas, kami menjaga pulau-pulau terluar di Pulau Jemur. Jadi kami nggak ngerti juga dari mana mereka mengklaim kalau pulau itu milik mereka," ujar Jujuk.

Tak hanya itu saja, lanjut dia, pemerintah kabupaten Rokan Hilir juga membangun kantor perikanan di Pulau Jemur. Karena di sana Dinas Perikanan Rohil mnegadakan penangkaran Penyu.

"Selain itu ada juga navigasi dari direktorat, fasilitas mess dari pemerintah provinsi Riau, tempat wisata, villa dan tempat mandi. Semuanya dibangun sudah lama," ungkap Jujuk.

Kunjungan wisatawan juga ada pada saat tertentu. "Terutama ketika ada acara wisata bangkar tongkang, para turis dari Tionghoa yang melihat bangkar tongkar juga menyempatkan jalan-jalan ke Pulau Jemur. Biasanya mereka dalam jumlah dua puluhan orang," tegas dia.
Meski di kawasan Pulau Jemur tidak ada penduduk dari kalangan masyartakat yang menetap, bukan berarti pulau itu tak bertuan. Karena, paling tidak ada sekitar 23 orang yang menginap di pulau itu untuk menjalankan tugas mereka.

"Dari TNI Angkatan Laut ada 10 orang, dari Navigasi 10 orang dan dari Dinas Perikanan Rokan Hilir 3 orang. Semuanya menginap di Pulau Jemur," tegas Jujuk.

Laporan: Ali Azumar l Riau

ismoko.widjaya@vivanews.com