Selama 2016, 15 Harimau Sumatera Dikuliti

Penyelundupan dua bayi Orangutan dalam ransel yang berhasil digagalkan beberapa waktu lalu
Sumber :
  • REUTERS/Olivia Harris

VIVA.co.id – Penegakan hukum terhadap kejahatan satwa liar di Indonesia masih jauh dari harapan. Kondisi ini bertolakbelakang dengan negara lain yang kini telah memberi perhatian lebih terhadap kejahatan itu.

img_title Saat Hutan Terbakar, Nasib 290 Satwa Liar Jadi Sorotan, Termasuk Orangutan

"Sejak 2003 hingga saat ini amat sedikit (penegakkan hukum) terhadap satwa yang sampai ke meja pengadilan," kata Country Director Wildlife Conservation Society (WCS) Indonesia Noviar Andayani dalam kegiatan Laporan Terkini Kejahatan Terhadap Satwa Liar di Indonesia di Hotel Grand Cemara, Jakarta, Rabu, 11 Januari 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas itu,WCS pun mengingatkan agar pemerintah untuk melihat kembali rekam jejak terhadap kejahatan satwa liar di Indonesia selama ini.

img_title Karhutla Kalimantan dan Sumatera Dinotice Leonardo DiCaprio, Unggah Kisah Orangutan yang Dievakuasi

Diakatakannya, bahwa berdasarkan rekam jejak itu, saat ini diketahui ada dua ribu perdagangan spesies terestrial atau trenggiling yang diburu dan diselundupkan ke luar negeri. Lalu ada 1.320 perdagangan spesies laut atau manta yang dibunuh setiap tahunnya.

Tak hanya itu, ia juga mengatakan lebih dari 15 harimau Sumatera yang diambil kulitnya dan 600 item gading gajah Afrika untuk dijual. Kemudian, ada sekitar 3.000 postingan perdagangan satwa liar secara liar.

img_title Ketika Leonardo DiCaprio Soroti Kebakaran Hutan di Indonesia, Nasib Orangutan Bikin Miris

Karenanya, Noviar berharap kasus kejahatan tersebut tak hanya menjadi kepentingan WCS Indonesia Program, namun juga menjadi kepentingan untuk semua pihak. Sehingga kasus tersebut bisa mendapat perhatian yang lebih baik dan kuat.

"Mereka (pemerintah dan kepolisian) ini yang menjadi ujung tombak untuk penegakan hukumnya," ujarnya.

Kisah Ira, orangutan betina yang menjadi korban Karhutla di Kalimantan

Kisah Pilu Ira, Orangutan Betina yang Berjuang Tahan Lapar di Tengah Hutan yang Terbakar, Nasibnya Bikin Prihatin!

Ira, orangutan betina berusia 20 tahun, ditemukan di kawasan bekas kebakaran hutan di Kotim. Kondisinya diduga kekurangan makanan dan perlu pemeriksaan lanjutan.

img_title
VIVA.co.id
16 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut