Dalam Dua Hari, Gempa Bumi Dirasakan dari Bima Hingga Ambon

Ilustrasi/Seismograf merekam getaran gempa.
Sumber :
  • Antara/ Rudi Mulya

VIVA.co.id – Gempa bumi beruntun terjadi pada Jumat, 13 Januari 2017. Pergeseran lempeng bumi ini dirasakan terjadi di Banda Aceh dan Sukabumi dalam waktu hampir bersamaan.

img_title UNESCO Peringatkan Tsunami Besar di Mediterania, Probabilitas Capai Hampir 100 Persen

Laporan Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa pertama terjadi di Barat Daya Banda Aceh pada pukul 02.19 dengan kekuatan 5,4 skala richter. Gempa ini berpusat di laut dengan kedalaman 89 kilometer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

img_title Gempa Megathrust Ramai Dibahas, Kapan Akan Terjadi? Begini Jawaban Badan Geologi

Berselang 26 menit kemudian, gempa kembali terjadi di laut tepatnya di 74 kilometer Tenggara Kota Sukabumi Jawa Barat. Gempa ini tercatat memiliki kekuatan 4,6 skala richter dengan kedalaman 18 kilometer.

img_title BMKG Pastikan Tak Ada Indikasi Tsunami Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

Rangkaian gempa beruntun ini, sehari sebelumnya, tepatnya pada Kamis, 12 Januari 2017, juga pernah terjadi. Titik gempa terjadi di lokasi yang berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertama terjadi di Barat Laut Saparua-Ambon, dengan kekuatan 3,0 skala richter di kedalaman 10 kilometer. Kedua, terjadi di 23 kilometer Tenggara Bima Nusa Tenggara Barat dengan kekuatan 3,8 skala richter di kedalaman 107 kilometer.

Lalu, ketiga terjadi di Sigli Pidie Aceh dengan kekuatan 3,6 skala richter di kedalaman 10 kilometer. Dan terakhir atau keempat, terjadi di 111 kilometer barat daya Kaur Bengkulu dengan kekuatan 5,2 skala richter di kedalaman 10 kilometer.

Sunda Megathrust, pertemuan dua lempeng raksasa

BMKG Beberkan Skenario Terburuk Megathrust, Gempa Besar hingga Tsunami

Salah satu wilayah tektonik yang menjadi perhatian adalah zona megathrust. Keberadaan zona ini kemudian kerap dikaitkan dengan potensi terjadinya gempa besar dan tsunami.

img_title
VIVA.co.id
27 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut