Tendang Polisi, Pelaku Curanmor Dapat Timah Panas

Para pencuri kendaraan bermotor berhasil dicokok aparat berwenang beberapa waktu lalu.
Sumber :
  • VIVAnews/Anhar Rizki Affandi

VIVA.co.id – RG alias K (27) warga Jalan Datuk Ribandang Kota Makassar dilumpuhkan petugas Reserse Kriminal Polsek Panakukkang saat dibawa mengambil barang bukti curian, Sabtu 14 Januari 2017. 

img_title Aksi Komplotan Curanmor di Jabodetabek Terbongkar, Polisi Amankan 17 Motor dan Tangkap 20 Pelaku

Sebelumnya, K ditangkap bersama pacarnya, WM alias Y (19) warga Jalan Manuruki Raya, Kecamatan Tamalate, Makassar karena keduanya terlibat kasus tindak pidana pencurian motor (curanmor).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Panakukkang Kompol Dodik Susianto mengatakan, K dilumpuhkan petugas Reskrim karena menendang petugas saat diantar untuk mengambil barang bukti berupa satu unit motor yang dicurinya. K diduga hendak kabur dari kawalan polisi.

img_title Polda Metro Jaya Bongkar 769 Kasus Curanmor dalam Operasi Berantas Jaya 2026, 729 Tersangka Ditangkap

"Dia memang ditangkap bersama satu pelaku lain (Y), tapi saat dibawa untuk pengambilan barang bukti motor milik korban, pelaku ini menendang petugas," kata Dodik saat dikonfirmasi, Sabtu, 14 Januari 2017.

K pun ditembak sebanyak dua kali, satu timah panas bersarang di betis kiri dan satu lagi di atas pergelangan kaki sebelah kanan, setelah petugas Reskrim melakukan tiga kali tembakan peringatan ke udara.

img_title 729 Pelaku Begal dan Maling Motor di Jadetabek Disikat! Ratusan Roda Dua hingga Senjata Api Disita

Sejoli ini sebelumnya ditangkap Reskrim Panakukkang di dalam kamar hotel di Jalan Sungai Cerekang, Kecamatan Bontoala, Sabtu dinihari, sekitar pukul 00.50 Wita. Aksi pencurian motor tersebut dilakukan keduanya di pelataran sebuah wisma di Makassar.

K diketahui bekerja sebagai pegawai swasta dan Y seorang mahasiswi. Mereka diringkus sesuai laporan polisi (LP) dengan nomor LP/82/I/2017/Restabes Mks/Sek Pnkg. 

"Sesuai laporan itu, kami menangkap dua pelaku curanmor, hasil rekaman CCTV di lokasi (wisma) keduanya telah mencuri satu unit motor Honda Scoopy DP 22xx FO," ucap Dodik.

Dodik menjelaskan, awalnya tim Reskrim yang dipimpin oleh Panit II Iptu Haryanto Rahman menerima laporan. Mereka pun ke lokasi yang dimaksud, namun pelaku sudah tidak berada lagi di lokasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah itu, tim Reskrim melakukan cek terhadap rekaman CCTV Wisma Benhil dan langsung mengidentifikasikan dua pelaku itu. Namun, saat tim mendatangi rumahnya, kedua tidak berada di sana.

"Jadi tim menerima informasi, kalau kedua pelaku ini ada di sebuah hotel di Jalan Sungai Cerekang. Tim lalu mendatangi hotel itu dan langsung amankan mereka bersama barang bukti," tutur Dodik.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut