GP Ansor Siaga Satu, Dukung Jonan Lawan Freeport

ILustrasi/Anggota GP Anshor
Sumber :
  • VIVAnews/Ikhwan Yanuar

VIVA.co.id – Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor, atau GP Ansor menyatakan siaga satu, untuk mendukung langkah pemerintah, terkait kisruh PT Freeport Indonesia.

img_title Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Kepengurusan Baru GP Ansor

Organisasi di bawah naungan Nahdhatul Ulama (NU) itu mendesak Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, agar tak gentar melakukan upaya divestasi saham perusahaan tambang di tanah Papua tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Semua anggota dan kader (Ansor) sudah siaga satu dan siap membantu jika dibutuhkan negara (terkait divestasi saham Freeport)," kata Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil, Senin 20 Februari 2017.

img_title GP Ansor Sebut Diplomasi Prabowo di Board of Peace untuk Dunia Lebih Damai

Dukungan terhadap Menteri Jonan itu, kata Yaqut, untuk memastikan pemerintah menjalankan amanat Pasal 33 ayat 3 UUD 1945, terkait penguasaan maupun pengelolaan bumi, air, dan kekayaan alam untuk kemakmuran rakyat Indonesia.

Pria yang juga anggota Komisi VI DPR itu menilai sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2017 yang mengubah Pasal 97 PP Nomor 23 Tahun 2010, bahwa Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara, terkait kewajiban pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) yang sahamnya dimiliki asing untuk melakukan divestasi sahamnya secara bertahap.

img_title Penahanan Bahar bin Smith Ditangguhkan, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

"Maka paling sedikit 51 persen (saham) dimiliki peserta Indonesia. Hal itu mencerminkan semangat penguasaan negara atas bumi, air, dan kekayaan alam sesuai konstitusi," ujarnya.

Atas dasar tersebut, pihaknya mengimbau Menteri Jonan berani dan konsisten menjalankan amanat konstitusi, serta tidak mudah tunduk pada desakan siapa pun. Termasuk, desakan dari PT Freeport Indonesia dan pihak lain.

“GP Ansor siap untuk bekerja sama dengan seluruh elemen bangsa untuk memastikan pelaksanaan penerapan PP Nomor 1 Tahun 2017 itu. Ini, demi kemakmuran Indonesia dan saudara kita di Papua," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih jauh, Yaqut menyatakan, telah mengintruksikan seluruh anggota maupun kader Ansor dan Banser untuk satu komando terkait dukungan itu. Pihaknya, bahkan terbuka untuk membantu pemerintah  melakukan akuisisi, analisis dan artikulasi big data atas PT Freeport, serta rekayasa-rekayasa sosial bila dibutuhkan negara.

“Siaga satu ini, khususnya jika PT Freeport menempuh jalur arbitrase. Karena, mereka sudah melakukan pemecatan pegawai sebagai upaya menekan pemerintah. Ini jelas menunjukkan wajah asli kapitalisme korporasi asing di bumi Nusantara kita tercinta,” katanya. (asp)

Kader GP Ansor berbaris menjaga jalannya Muktamar ke-35 NU di Ponpes Tambakberas, Jombang, Jawa Timur

GP Ansor Akan Tindak Tegas Pihak yang Ganggu Jalannya Muktamar ke-35 NU

Selama proses muktamar berlangsung GP Ansor akan mengoptimalkan seluruh pasukan yang tergabung dalam kepanitiaan keamanan untuk menjaga dan mempertebal keamanan.

img_title
VIVA.co.id
30 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut