MUI Minta Pemerintah Tegas kepada Freeport

MUI gelar rapat pleno ke-15 guna menyoroti ancaman komunisme dan ketidakadilan.
Sumber :
  • Raudhatul Zannah

VIVA.co.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan sikapnya dengan tegas mendukung pemerintah Indonesia untuk lebih tegas kepada PT Freeport Indonesia. Ketua Umum Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin, sangat mendukung ditetapkannya Undang-undang (UU) Minerba yang memaksa perusahaan asing melakukan divestasi hingga 51 persen.

img_title Detik-detik Rombongan Freeport Dihujani Peluru di Tembagapura, 3 Kendaraan Rusak
Namun nyatanya, menurut Din, pemerintah sedikit melunak melalui Peraturan Presiden (PP) Nomor 1 Tahun 2017 yang mengizinkan perubahan Kontrak Karya ke Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) selama paling cepat lima tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
img_title Bos Freeport Ungkap Sudah Serahkan Draf Perjanjian Divestasi Saham 12 Persen ke Pemerintah
Meski begitu, jelas Din, pihaknya telah sejak lama mengingatkan pemerintah untuk tidak patuh pada tekanan pihak asing terkait permasalahan Freeport. Karena, hal itu memunculkan ketidakadilan ekonomi pada masyarakat Indonesia.
 
img_title Anggota KKB Kepala Air yang Tembak Mati Karyawan Freeport Ditangkap
"Tegasnya kami terhadap hal itu sudah lama kita wujudkan dengan jihad konstitusi. Pernah kita menggugat UU Migas ke Mahkamah Konstitusi untuk diperbarui supaya tidak merugikan negara dan rakyat Indonesia, tapi nyatanya RUU Migas baru dibatalkan," kata Din di Gedung MUI, Jakarta Pusat, Rabu 22 Februari 2017.
 
Tak hanya itu, ia juga mengingatkan pemerintah untuk terus mendesak PT Freeport Indonesia taat terhadap konstitusi. Sehingga, apa yang tercantum dalam konstitusi, bahwa kekayaan sumber daya alam (SDA) Indonesia harus diperuntukkan bagi rakyatnya.
 
"Tapi nyatanya, selama ini konstitusi tidak diindahkan sehingga keadilan ekonomi buat masyarakat tidak terwujud," ujarnya.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polemik antara PT Freeport Indonesia dengan pemerintah Indonesia, sepertinya masih akan terus berlanjut. Terlebih lagi, Freeport secara tegas juga mengatakan akan tetap berpegangan dan mempertahankan kontrak karya pertambangan yang selama ini menjadi dasar hukum mereka beroperasi di Indonesia. (ren)
 
Progres pembangunan smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) hingga sudah lampaui 80 persen.

Jaga Produksi Pupuk, Petrokimia Gresik Tambah Pasokan Bahan Baku dari Freeport Indonesia

Petrokimia Gresik bakal melakukan peningkatan pasokan asam sulfat sebagai bahan baku produksi pupuk, yang berasal dari Smelter Manyar milik Freeport Indonesia (PTFI).

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut