BNPB: Jangan Kaitkan Banjir dengan Politik

Warga Cipinang Melayu, Jakarta, membersihkan rumah sisa banjir, Rabu, 22 Februari 2017
Sumber :
  • BPBD DKI

VIVA.co.id – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei meminta publik untuk tidak membawa persoalan bencana banjir yang melanda Jakarta dan sekitarnya ke ranah politik. Sebab, isu politik bisa mengganggu proses berjalannya penanganan banjir.

Petakan Wilayah, BPBD DKI Sebut Ada 100 RW Rawan Banjir

"Kalau bicara bencana, itu tanpa batas. Artinya, tidak boleh tercemar isu politik, agama, latar belakang, golongan dan batas negara. Makanya tidak boleh disalahartikan," kata Willem di kantor BNPB, Jakarta Timur, Rabu, 22 Februari 2017.

Willem mengatakan, jika seandainya permasalahan banjir yang kini menimpa warga DKI ataupun kota lain dikaitkan dengan aktivitas politik, maka proses mengurangi risiko bencana dapat terganggu.

Persiapan Banjir, Pemprov DKI Distribusikan Perlengkapan Evakuasi

Pasalnya, menurut Willem, bencana selalu terkait dengan persoalan kemanusiaan. Sehingga, saling menolong antar sesama justru yang harus dikedepankan ketimbang persoalan kepentingan politik dan golongan. "Saling membantu satu sama lain, bukan soal urusan politik," katanya.

Sebelumnya, isu soal politik yang dicampuradukkan dengan persoalan banjir sempat ramai. Pasalnya, sejumlah pasangan calon gubernur sempat menyinggung soal kebijakan yang dinilai kurang baik menangani masalah banjir di Jakarta. (ase)

Prediksi Cuaca Buruk 12 Januari, Ini Tips Antisipasi Jika Banjir Lagi
Warga Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat (Jakbar), terpaksa harus melakukan pencoblosan ditengah genangan air akibat banjir saat Pemilu 2024 di tempat pemungutan suara (TPS) 039.

KPU DKI Sudah Antisipasi Banjir saat Proses Pemungutan Suara Pilgub 2024

Kepala Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU DKI Jakarta, Dody Wijaya mengatakan pihaknya tentu berupaya mengantisipasi bencana banjir yang dapat terjadi saat proses p

img_title
VIVA.co.id
17 April 2024