Aksesori Berlogo Palu Arit Beredar di Garut

Gelang berbahan kulit sintetis dengan cetakan logam berlapis krom dan berlogo palu arit disita polisi di Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Rabu, 8 Maret 2017.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Diki Hidayat

VIVA.co.id - Sejumlah aksesori berlogo palu dan arit ditemukan beredar di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Beberapa yang ditemukan aparat berbentuk gelang, gantungan kunci, dan kalung.

img_title Sorot Masalah Transportasi dan Lingkungan di Jabar, KDM Ajak Insinyur Indonesia Cari Solusi Bersama

Satu di antara yang disita aparat ialah gelang berbahan imitasi kulit atau kulit sintetis dengan cetakan logam berlapis krom. Terdapat ukiran membentuk palu dan arit--logo partai komunis--pada logam persegi empat yang berlapis krom itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gelang itu disita dari seorang pedagang aksesori berinisial K di Simpang Bayongbong, Kabupaten Garut, pada Rabu, 8 Maret 2017.

img_title Personel Gabungan Padamkan Sebagian Titik Api di Gunung Ciremai, KDM Turun Langsung ke Lokasi

"Sebelumnya polisi juga mengamankan (aksesori) lambang palu arit itu dalam bentuk gantungan kunci dan kalung," kata Kepala Kepolisian Sektor Bayongbong, Ajun Komisaris Polisi Bambang Supriyono.

Si pedagang aksesori itu sudah diperiksa dan dia mengaku tak mengetahui sedikit pun perihal logo palu arit itu. Dia tak ditahan karena polisi meyakini memang tak mengetahui benda yang dijualnya terdapat logo partai terlarang di Indonesia.

img_title Jabar Raih Peringkat Pertama di Indonesia Muslim Travel Index 2026

Dia dikembalikan kepada keluarganya namun tetap dalam pembinaan aparat agar tak lagi menjual benda-benda semacam itu.

"Dia tak tahu-menahu soal arti atribut palu arit. Mudah-mudahan tidak lagi berani menjual aksesori palu arit," kata Bambang. (mus)

Gedung Sate, Kota Bandung (Foto ilustrasi).

Jabar Masih Cetak Realisasi Investasi Tertinggi Nasional, Tembus Rp91 Triliun di Triwulan III 2026

Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Jawa Barat pada triwulan III 2026 mencapai Rp54,3 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp36,7 triliun.

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut