BPOM Pastikan Tidak Ada Narkoba di Permen Dot Anak

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Penny Kusumastuti Lukito, di Malang pada Kamis, 9 Maret 2017.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Lucky Aditya

VIVA.co.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan tidak ditemukan kandungan narkotika dalam permen berbentuk dot bayi. Sebelumnya beredar kabar permen dot bermerek Penguin Brand mengandung narkotika.

img_title Apresiasi Pengungkapan 1,16 Ton Ketamin, Bobby Nasution Minta Jaringan Narkotika di Sumut Diputus

Menurut Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito, permen dot telah mengantongi izin dan dinyatakan aman. Selain itu berdasarkan uji kandungan sampel permen dot di sejumlah daerah di wilayah Jawa Timur terbukti negatif narkotika.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari dua belas parameter pengujian yang digunakan, BPOM menyimpulkan hasilnya negatif dari narkotika. Permen itu telah mendapatkan izin BPOM," kata Penny di Malang pada Kamis, 9 Maret 2017.

img_title Bukan Cuma Kampung Ambon-Boncos, Kapolri Suyudi Diminta Berantas Narkoba sampai ke Akar-akarnya

Selain negatif narkoba, permen asal Tiongkok itu juga dinyatakan bebas pewarna Rhodamin B dan formalin. BPOM masyarakat tidak panik menyikapi isu peredaran permen mengandung narkoba.

"Masyarakat tetap harus waspada, jika ada makanan yang mencurigakan bisa segera melapor pada kami. Masyarakat juga harus mampu menjadi konsumen cerdas dengan memeriksa makanan yang telah memiliki izin edar BPOM," ujar Penny. 

img_title Penampakan Lapak Narkoba Kampung Boncos Dibakar saat Polisi Kembali Lakukan Penggerebekan, 4 Orang Diciduk

Isu peredaran permen mengandung narkoba kali pertama diketahui menyebar di kalangan sekolah. Bahkan, Pemerintah Kota Surabaya melakukan pemeriksaan dan merazia sejumlah permen dot yang diduga mengandung narkotika, pewarna, dan formalin. (Baca: Beredar Permen Diduga Mengandung Narkoba di SD Surabaya)

Pengungkapan penyelundupan 1,16 ton ketamin di Terminal Penumpang Bandar Deli, Belawan, Sumut.

Kapolri Sebut Bobby Nasution Gubernur Pertama di Indonesia Larang ASN Pakai Vape: Mungkin Satu-satunya

Kapolri Suyudi menilai langkah Pemprov Sumut patut diapresiasi karena peredaran narkotika terus berkembang dengan berbagai modus, termasuk dalam bentuk cair.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut