Jaringan Teroris Bom Panci Incar Mapolda Jabar

Identifikasi lokasi ledakan
Sumber :
  • ANTARA/Adeng Bustomi

VIVA.co.id – Jaringan pelaku bom panci Cicendo, Kota Bandung, berencana melakukan aksi teror dengan melakukan pengeboman di beberapa kantor kepolisian wilayah Jawa Barat. Salah satu yang diincar adalah markas Polda Jawa Barat.

img_title Fakta-fakta Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Jagakarsa

Hal ini berdasarkan pengakuan dua rekan pelaku bom panci Yayat Cahdiyat yaitu Agus Sujatno alias Abu Muslim dan Soleh alias Abu Mursam alias Zalzalah. Keduanya ditangkap di Bandung, 7 Maret 2017 dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada beberapa sebagai sasaran dalam aksi teror ini antara lain adalah kantor kepolisian Polda Jawa Barat, Polres Cianjur, Pos Lalu Lintas Batu Kota Bandung," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Irjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta, Senin, 13 Maret 2017.

img_title Guru Ungkap Detik-detik Teror Bom Bikin Siswa SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa Panik: Diminta Tetap di Lapangan

Dijelaskan Boy, teror bom panci diduga sebagai rangka aksi balas dendam kepada petugas polisi yang melakukan penangkapan tersangka teroris.

"Ini wujud dari aksi balas dendam yang hendak mereka tujukan dalam cara-cara melakukan serangan balik kepada petugas dan markas petugas (kepolisian)," lanjut mantan Kapolda Banten itu.

img_title Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Saat Hari Pertama MPLS, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan

Seperti diberitakan, ledakan bom panci terjadi di Taman Pandawa, Kecamatan Cicendo, Bandung, pada 27 Februari 2017. Saat ledakan, pelaku Yayat masih berada di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, pelaku berlari karena dikejar warga dan menuju ke kantor Kelurahan Arjuna untuk bersembunyi. Pelaku pun dikepung aparat kepolisian.

Dalam proses penangkapan ini, terjadi baku tembak antara pelaku dan anggota polisi. Selang beberapa menit, pelaku Yayat pun berhasil dilumpuhkan setelah polisi menyarangkan timah panas kepada pelaku.

Polisi berjaga di lokasi terkait dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan

Wamendikdasmen Kutuk Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Minta MPLS Dihentikan Sementara

Selain itu, ia meminta meminta SDN Srengseng Sawah 15 Pagi menghentikan sementara pelaksanaan MPLS hingga ada kepastian bahwa kondisi sekolah benar-benar aman.

img_title
VIVA.co.id
13 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut