Banjir Bandang Padangsidempuan, 5 Tewas

Dampak banjir bandang di Kota Padangsidempuan Sumatera Utara, Senin (27/3/2017). Dilaporkan ada lima orang warga tewas tersapu banjir.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Twitter

VIVA.co.id – Bencana banjir bandang di Kota Padangsidempuan Sumatera Utara menelan korban lima orang warga setempat. Dilaporkan juga, ratusan orang hingga Senin, 27 Maret 2017, pun masih mengungsi di tempat aman.

img_title Nepal Butuh Rp 83,6 Triliun untuk Pemulihan Pasca Bencana Banjir Bandang dan Longsor

Dalam siaran pers Badan Nasional Penanggulangan Bencana, kelima orang yang tewas tersapu banjir bandang itu, empat di antaranya merupakan warga dari Kecamatan PSP Hutaimbaru, sementara seorang lagi dari Kecamatan Padangsidempuan Utara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banjir ini, berdampak pada enam kecamatan, yakni Kecamatan Padang Sidempuan Utara, Padang Sidempuan Selatan, Padang Sidimpuan Tenggara, Padang Sidempuan Hutaimbaru, Padang Sidempuan Batunadua, dan Kecamatan Padang Sidempuan Angkola Julu.

img_title Potensi Banjir Bandang Seperti di Nepal Hantui AS

"Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyebutkan lebih dari 400 jiwa mengungsi," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Senin, 27 Maret 2017.

BPBD setempat juga melaporkan bahwa ratusan murid SDN 200114/22 Kantin Lombang yang berlokasi di Kecamatan Padang Sidempuan diliburkan karena sekolah rusak dan tertimbun lumpur.

img_title Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal Jadi 1.355 Orang, 4.996 Masih Hilang

Beberapa bangunan rusak dan hanyut di Kecamatan Padang Sidempuan Batunadua, Padang Sidempuan Utara, PSP Selatan, Angkola Julu. Total kerusakan di wilayah tersebut mencakup rumah rusak 17 unit, rumah hanyut 17, dan kendaraan hanyut 7.

Pemerintah setempat telah mendirikan dapur umum di dua titik pada Kelurahan Sitamian, Kecamatan Padang Sidempuan Selatan, di bawah Pos Komando Tanggap Darurat Bencana. Di samping itu, BPBD telah menurunkan Tim Reaksi Cepat untuk penyelamatan dan evakuasi. (hd)

Rekaman CCTV Banjir bandang dan longsor di perbatasan Tibet dan Nepal

Banjir Bandang Tibet Picu Sorotan, Warga Disebut Dihukum karena Sebarkan Angka Korban

Banjir bandang di Tibet memicu kontroversi setelah warga dihukum karena menyebarkan perkiraan jumlah korban. Ini angka resmi dan klaim yang beredar. Simak selengkapnya.

img_title
VIVA.co.id
12 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut