Tembok Pabrik Kulit Roboh, Dua Warga Tewas

Petugas polisi melakukan oleh tempat kejadian perkara di lokasi robohnya tembok pabrik sepanjang 20 meter di Kabupaten Garut Jawa Barat, Rabu (5/4/2017)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Diki Hidayat

VIVA.co.id – Dua orang warga Kelurahan Kota Wetan tewas seketika usai ditimpa tembok beton milik sebuah pabrik kulit di Kabupaten Garut Jawa Barat, Selasa, 4 April 2017.

img_title Ekonomi Jabar Tumbuh 5,89 persen di Triwulan III 2026, Lebih Tinggi Dibandingkan Pertumbuhan Nasional

Belum diketahui penyebab robohnya tembok tersebut. Namun sebelum kejadian, hujan lebat mengguyur daerah itu. Kuat dugaan, tembok sepanjang 20 meter dengan ketinggian tiga meter itu telah rapuh dan tidak diawasi oleh pemilik pabrik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Diduga ada kelalaian pemilik pabrik," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Garut,  Ajun Komisaris Polisi Haerullah,  Rabu, 5 April 2017.

img_title BPS Catat Pengangguran di Jawa Barat Menurun, TPT Agustus 2026 Tersisa 6,67 Persen

Saat ini, di lokasi kejadian Kepolisian sedang melakukan olah tempat kejadian perkara. Garis polisi pun dipasang di lokasi. "Ada empat orang saksi yang sedang kami mintai keterangan," katanya.

Robohnya tembok pabrik milik PT Linda Jaya yang memproduksi kerajinan kulit ini, terjadi pada Selasa sore. Tiga rumah warga, masing-masing milik Wiwi, Engkem dan Ujang mengalami kerusakan akibat tertimpa.

img_title Daftar 86 Rumah Sakit yang Kerja Sama dengan Pemprov Jabar, KDM Buka Layanan Pengaduan di Aplikasi Sapawarga

Kejadian ini pun menewaskan Etik (40) dan Dadan (20). Sementara empat lainnya mengalami luka-luka, yakni Siti Patimah (23), Padli (9), Firman (10) dan Wiwi (50). Hingga kini seluruh korban luka masih mendapatkan perawatan medis di RSUD Dr Selamet Garut. Sementara untuk yang meninggal telah dimakamkan. (mus)

Kepala BPS Jawa Barat Margaretha Ari Anggorowati.

IPM Jawa Barat Naik Jadi 76,62 pada 2026, Lima Kota Berhasil Tembus Kategori Sangat Tinggi

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jabar naik jadi 76,62 pada 2026. BPS mencatat seluruh indikator meningkat, sementara Cianjur dan Bogor naik status pembangunan manusia.

img_title
VIVA.co.id
5 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut