Usai Diperiksa KPK, Ini Kata Imam Besar Istiqlal

Imam Besar Masjid Iqtiqlal yang juga Wakil Menteri Agama (Wamenag) Nasaruddin Umar.
Sumber :
  • VIVAnews/Anhar Rizki Affandi

VIVA.co.id – Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan pengadaan Alquran dan korupsi pengadaan laboratorium komputer di Kementerian Agama. Nasarudin diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Fahd El Fouz alias Fahd A. Rafiq.

img_title Prabowo Sebut Pendidikan Butuh Investasi yang Besar, Akui Korupsi Sesungguhnya Awal Kehancuran Bangsa

Usai diperiksa, mantan Wakil Menteri Agama itu mengaku ditanya penyidik terkait perjalanan atau proses pengadaan Alquran dan labotarium komputer di Kemenag yang merugikan negara miliaran rupiah tersebut. Kepada awak media, Nasarudin mengaku tidak paham perkara korupsi yang menyeret namanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dimintai juga pendapat tentang saudara Fahd. Pada waktu itu saya sudah menjadi Wamen (Wakil Menteri Agama, red). Jadi saya sudah tidak tahu-menahu banyak," ujar Nasaruddin, di gedung KPK, Senin, 15 Mei 2017. Sebelumnya, Nasaruddin pernah menjabat sebagai Dirjen Bimas Islam.

img_title Bidik Harta Pelaku Investasi Bodong lewat RUU Perampasan Aset, DPR Soroti Nasib Korban Indra Kenz hingga Doni Salmanan

Nama Nasaruddin sendiri sempat mencuat dalam persidangan mantan anggota Komisi VIII DPR Fraksi Golkar Zulkarnaen Djabar dan anaknya Dendy Prasetya, serta mantan pejabat Kemenag, Ahmad Jauhari. Kini ketiganya telah mendapat hukum tetap pada perkaranya.

Selain Nasaruddin, para saksi dari swasta hari ini telah penuhi panggilan KPK di antaranya, Syamsu Rachman, Agus Sugianto, Wahab, dan Vasco Ruseimy.

img_title Suket Ijazah SMA Gibran Dinyatakan Tak Sah, Partai Politik di DPR Mulai Bereaksi

Keempat orang ini juga sudah tak asing dengan KPK, lantaran kerap diperiksa ketika lembaga antirasuah itu mengusut anggota Komisi VIII DPR, Zulkarnain Djabar dan anaknya, Dendi Prasetya, dalam kasus serupa.

Sebelumnya, Fahd El Fouz dijerat kasus dugaan suap penggiringan anggaran pengadaan Alquran di DPR RI dan dugaan korupsi pengadaan laboratorium komputer di Kementerian Agama tahun anggaran 2011-2012. (ase)

Kasat Reskrim Polresta Sorong AKP Afriangga U Tan

Korupsi Baju Dinas Rp477 Juta, Sekwan DPR Papua Barat Daya Jadi Tersangka, Kini di Lapas

Kasus dugaan korupsi pengadaan pakaian dinas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Sekretariat DPR Papua Barat Daya kembali bergulir. Dua orang ditetapkan tersangka.

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut