Server Pembuatan E-KTP Terserang Ransomware Wannacry

Proses perekaman data untuk e-KTP/Ilustrasi.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

VIVA.co.id – Server pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) milik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemerintah Kabupaten Tangerang terserang virus komputer Ransomware Wannacry.

img_title Pulihkan Hak Sipil Korban Gempa NTT, Dukcapil Terbitkan 3.055 Dokumen Kependudukan

Atas itu, sejak Senin, 15 Mei 2017, pemerintah setempat menonaktifkan pelayanan pembuatan e-KTP untuk warga di Tangerang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Perangkat pembuatan e-KTP sudah terinfeksi virus malware," kata Kepala Dinas Dukcapil Tangerang Uyung Mulyadi, Selasa, 16 Mei 2017.

img_title Dukcapil Terbitkan 358 Dokumen Kependudukan Korban Gempa Manggarai Barat

Sejauh ini upaya yang bisa dilakukan, hanya menonaktifkan jaringan internet. Selama proses itu, seluruh data warga yang sudah dan akan merekam e-KTP harus dicadangkan ulang.

"E-KTP tidak dilayani sejak kemarin (Senin, 15 Mei). Belum tahu sampai kapan," tambah seorang staf Dinas Dukcapil Tangerang Gunawan.

img_title Negara yang Jaraknya 1 Jam dari Indonesia Ciptakan 'Komputer Hidup' dari 200 Ribu Sel Otak Manusia

Virus komputer Ransomware Wannacry dilaporkan telah menyerang ratusan negara di dunia. Virus ini memiliki kemampuan mencuri data dan menguncinya.

Sehingga setiap pemilik data diharuskan membayar uang tebusan berupa bitcoin minimal senilai 300 dolar jika data mereka minta dikembalikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belum ada obat manjur untuk penanganan virus ini. Langkah awal baru sebatas melakukan pencadangan ulang seluruh data yang dimiliki komputer.

Nurhayati Khavifa/Tangerang

Ilustrasi merakit PC gaming.

Siap-siap Kaget, Harga Komputer dan Laptop Melonjak Tajam akibat 'RAMageddon'

Biang kerok di balik fenomena yang dijuluki para pakar sebagai 'RAMageddon'—alias kelangkaan parah pada komponen memori (RAM), (SSD/HDD), hingga kartu grafis adalah AI.

img_title
VIVA.co.id
14 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut