Bripda Rido Dimakamkan di Tanah Lahir Lampung

Kepolisian bersiaga di rumah duka Bripda Rido Setiawan. Anggota Polda Metro Jaya yang menjadi korban ledakan bom Kampung melayu ini dimakamkan di Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (25/5/2017).
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ardian

VIVA.co.id – Bripda Rido Setiawan, anggota polisi yang menjadi korban ledakan bom di kawasan Terminal Kampung Melayu Jakarta Timur, dimakamkan di tanah kelahirannya di Desa Likaton, Kecamatan Selagai Lingga Lampung Tengah.

img_title Fakta-fakta Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Jagakarsa

Bungsu dari tiga bersaudara, putra dari pasangan Gunawan dan Hanifah itu akan dimakamkan di samping makam sang kakek.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Butuh waktu empat jam dari ibu kota Provinsi Lampung menuju ke rumah duka Bripda Rido yang memang salah satu kecamatan terakhir dari kabupaten yang berjuluk Jurai Siwo ini.

img_title Guru Ungkap Detik-detik Teror Bom Bikin Siswa SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa Panik: Diminta Tetap di Lapangan

Dari pantauan VIVA.co.id, jenazah Bripda Rido tiba pada pukul 17.40 dari kediamannya di Tangerang Banten. Setelah itu, diserahkan ke pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Baru, kemudian dilakukan penghormatan terakhir kepadanya yang dipimpin langsung oleh Waka Polda Lampung Bonifasius Tampoi, sebelum akhirnya dikuburkan pada pukul 18.36 WIB.

img_title Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Saat Hari Pertama MPLS, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan

"Ia dimakamkan di samping kakeknya," kata Masripah, nenek dari Bripda Rido, Kamis 25 Mei 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ledakan bom di Kampung Melayu terjadi pada Rabu malam, 24 Mei 2017, sekira pukul 21.00 WIB. Dua buah ledakan terjadi dan membuat 15 orang menjadi korban.

Dari jumlah itu, lima orang dilaporkan tewas. Dengan rincian, tiga orang personel polisi dan dua diduga pelaku bom bunuh diri. (asp)

Polisi berjaga di lokasi terkait dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan

Wamendikdasmen Kutuk Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Minta MPLS Dihentikan Sementara

Selain itu, ia meminta meminta SDN Srengseng Sawah 15 Pagi menghentikan sementara pelaksanaan MPLS hingga ada kepastian bahwa kondisi sekolah benar-benar aman.

img_title
VIVA.co.id
13 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut