Haris Azhar Sebut Program Deradikalisasi Gagal

Haris Azhar (baju coklat)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Yandi Deslatama

VIVA.co.id – Mantan koordinator Kontras, Haris Azhar meminta Kapolri lebih cerdas dalam menangani persoalan terorisme di Indonesia, khususnya organisasi radikal ISIS. Menurutnya, penanganan kelompok ISIS di Indonesia harus didahului dengan pemetaan secara global, sebelum diturunkan ke pemetaan nasional.

img_title Participating Interest 10 Persen Blok Tangguh Punya Dampak Hukum hingga Ekonomi Bagi Papua Barat

"Kita punya kemampuan membaca global seperti itu. Saya pikir Kapolri paham soal itu. Kemudian yang menjadi penting, bukan hanya pejabatnya saja, tapi strategi memerangi secara internasionalnya juga harus muncul," kata Haris Azhar, saat ditemui usai menjadi pembicara dalam sebuah diskusi di Kota Serang, Rabu 7 Juni 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendiri Lokataru, lembaga advokasi hukum dan HAM ini menjelaskan, program deradikalisasi yang dilakukan pemerintah selama ini telah gagal menyadarkan para terdakwa teroris. Sehingga setelah mereka bebas dari dalam penjara, dikhawatirkan akan terus melakukan berbagai macam propaganda berdasarkan ideologi yang dianutnya.

img_title Kepengurusan Iwakum Periode 2026-2028 Terbentuk, Perkuat Advokasi dan Kapasitas Wartawan Hukum

"Program deradikalisasi gagal. Saya ngobrol dengan beberapa petugas di LP, kunjungannya (program deradikalisasi) seminggu sekali dan bentuknya hanya ceramah. Jadi ada salah kaprah di lapangan," jelasnya.

Pria berkacamata ini meminta kepolisian untuk mengevaluasi prosedur penangkapan. Karena saat Densus 88 menangkap terduga pro ISIS dilakukan di hadapan anak dan istri.

img_title GRIB Jaya Sisir Medsos! Cari Bukti Siapkan Langkah Hukum karena Dituding Terlibat Kerusuhan 27 Agustus

"Dalam tata cara penangkapan terorisme ada pasal yang bisa diuji apakah sesuai aturan hukum. Sekarang masalahnya pemerintah mau tidak menindak polisi dalam kesalahan penindakan," katanya.

Sebelumnya diberitakan Densus 88 menangkap tiga orang terduga teroris di Kota Cilegon dan Kota Serang.

Ilustrasi hujan mengguyur sebagian wilayah.

Kota-kota Besar di Indonesia yang Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini

BMKG meramalkan bahwa ada  potensi hujan ringan, sedang, hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada hari ini.

img_title
VIVA.co.id
12 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut