Pesan #OTTRecehan, Kejaksaan Kritik KPK?

Dua orang pegawai kejaksaan menampilkan pesan protes mereka atas operai tangkap tangan yang bernilai recehan, #OTTRecehan
Sumber :
  • VIVA.co.id/Twitter

VIVA.co.id – Foto dua orang berbaju kejaksaan beserta tulisan bernada protes atas operasi tangkap tangan yang diduga dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap jaksa beredar di jejaring sosial.

img_title Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Thailand Dorong APAGM Perkuat Kerja Sama Penuntutan Kejahatan Transnasional

Diduga foto protes ini berkaitan dengan penangkapan KPK terhadap Kepala Seksi III Intel Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Parlin Purba, atas dugaan suap pada Jumat, 9 Juni 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, OTT yang dilakukan KPK kepada Parlin Purba hanya mendapati barang bukti berupa uang Rp10 juta. Meski kemudian KPK menyebut bahwa Parlin sebelumnya diduga telah menerima suap Rp150 juta.

img_title Mitigasi Risiko Hukum dan Bisnis Program Pemerintah, Kejaksaan Soroti Upaya Transformasi BUMN

Dalam foto yang beredar, terdapat dua pesan yang berbeda. Pertama dalam tulisan yang dipegang oleh seorang pria menuliskan, "Kami terus bekerja walau anggaran terbatas. Kami tetap semnagat walau tanpa pencitraan. Kinerja kami jangan kamu hancurkan dengan #OTTRECEHAN,"

Sedangkan di pesan yang kedua tertulis, "Sudah ribuan perkara korupsi kami tangani. Sudah trilyunan uang negara kami selamatkan. Kinerja kami jangan kamu hancurkan dengan #OTTRECEHAN,"

img_title KPK Ungkap OTT di Kabupaten Bogor Terkait Proses Pengurusan HGB

Ekspresi Kecewa Pegawai

Sejauh ini, sejak foto itu beredar. Jaksa Agung M Prasetyo mengakui bahwa para jaksa yang berfoto dengan tulisan itu sebagai sebuah ekspresi kekecewaan pegawai terhadap sesama rekan mereka.

Prasetyo membantah bila pesan itu ditujukan ke KPK. "Itu sebenarnya bentuk-bentuk kekecewaan jaksa-jaksa yang saya katakan, banyak berintegritas, yang berdedikasi tinggi. Jadi di tengah keterbatasan, dia masih melakukan tugasnya dengan baik. Ketika ada oknum yang melakukan, apa itu, penyelewengan, apa pun bentuknya, itu menjadi kekecewaan mereka. Ya, itu saja sebenarnya," ujar Prasetyo.

Menurutnya, sebagai lembaga penegak hukum, Kejaksaan Agung selalu mendukung langkah KPK termasuk bila KPK juga melakukan penindakan terhadap pegawai mereka.

"Sekecil apa pun penyimpangan itu, dan sesedikit apa pun oknum yang menyimpang, harus dilakukan penindakan," katanya.

KPK Tahan Jaksa Kejati Bengkulu

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

FOTO: Kepala Seksi Produksi dan Sarana Intelijen Kejati Bengkulu, Parlin Purba mengenakan memasuki mobil tahanan seusai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (10/6/2017)

Karena itu juga ia berjanji tidak akan menghalangi KPK untuk menindak lebih jauh setiap oknum jasa yang terbukti melakukan kecurangan. "Kami tidak akan menghalang-halangi, tidak akan menutup-nutupi, dan juga tidak akan membela. Jadi silakan saja (KPK melakukan penindakan)," kata Prasetyo.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut