BKSDA Lalai Tertibkan Daging Piton di Supermarket Manado
- VIVA.co.id/Agustinus Hari
Dikecam Warganet
Ramai tentang penjualan daging ular piton di supermarket di Manado mulanya dari sebuah foto yang diunggah di Facebook. Foto itu memperlihatkan daging ular piton yang sudah dipotong-potong dijual dalam kemasan di Supermarket Transmart Manado. Harga yang dipatok beragam, mulai Rp22 ribu hingga Rp37 ribu per potong.
![]()
Foto ular piton yang sudah dalam kemasan dijual di Supermarket Transmart Manado, Sulawesi Utara, beredar di media sosial.
Warga Sulawesi Utara sebenarnya menganggap biasa soal ular dan hewan lain yang dijual, seperti tikus, anjing, dan babi untuk dikonsumsi. Justru yang mengecam adalah warga yang tinggal di luar Sulawesi Utara.
Berbagai komentar di Facebook yang muncul di antaranya disampaikan Celine Jane Muskitta: "Ini udah pada gila kali ya pengusaha pengusaha....mau kaya ampe segininya gak peduli mahkluk hidup lain....besok jualan daging NAGA aja tuh."
Begitu juga kata Yulie Anna Bs: "musnah nih fauna yg satu ini ga lama...hr gini msh aja ada org yg suka mkn2 binatang yg gakii spantasx d mkn."
Store Manager Supermarket Transmart Manado, Hendra Simbolon, mengaku kaget mendapat kecaman di media sosial. "Kami mengakui menjual ular piton dan lain-lain. Dan itu kami anggap biasa karena kearifan lokal di sini. Tak hanya Transmart Manado yang menjual tapi hampir semua supermarket. Saya sudah cek," katanya pada Senin lalu.
Ia menduga ada sentimen bisnis sehingga isu ini sengaja digulir. "Kan aturan pemerintah juga tidak melarang kami menjual ular dan lainnya. Mungkin karena saingan bisnis. Toh, juga di daerah lain kami tidak menjual daging hewan tersebut. Di Jakarta dan Bali, misalnya, tidak menjual hewan tersebut. Kami juga melihat kondisi di daerah. Kalau Manado, kan, tidak masalah karena warga mengonsumsinya," ujar Hendra.