Gunungkidul Terancam Kekeringan Lagi

BPBD Gunungkidul kirim air bersih ke daerah yang kekeringan
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Daru Waskita (Yogyakarta)

VIVA.co.id – Musim kemarau di Daerah Istimewa Yogyakarta diperkirakan berlangsung pendek dan merupakan kemarau basah sehingga masih berpotensi turunnya hujan. Namun, bencana kekeringan tetap mengancam puluhan ribu warga di Kabupaten Gunungkidul. 

img_title El Nino Diprediksi Bertahan hingga Februari 2027, Panas Ekstrem hingga Kekeringan Mengintai

Mereka sudah mulai kekurangan air bersih sehingga Pemerintah Daerah Gunungkidul harus bertindak cepat. "Ada sekitar 45.230 warga di Gunungkidul yang kini kekurangan air bersih," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Budhi Harjo, Senin 10 Juli 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, dari data yang masuk ke BPBD sudah ada permintaan suplai air bersih ke 7 kecamatan, yakni Panggang, Purwosari, Tepus, Tanjungsari, Paliyan, Rongkop, dan Girisubo. Tujuh kecamatan itu meliputi 32 desa, terdiri atas 254 padukuhan dengan jumlah 9.046 Kepala Keluarga dan 45.230 jiwa. 

img_title 15 Daerah di Sulut Terancam Kekeringan, BMKG Ingatkan Risiko Kebakaran Lahan dan Krisis Air Bersih

Data tersebut diperoleh berdasarkan pendataan masing-masing kecamatan, atas permintaan dari desa yang sudah mengalami kekeringan. Tahun anggaran 2017, BPBD mengalokasikan anggaran sebanyak Rp600 juta untuk menyuplai air. 

Budi menjelaskan, titik menurunkan air sesuai koordinasi dengan kecamatan beberapa waktu lalu. Hari ini, penyaluran air telah dimulai ke kecamatan yang sudah mengalami kekurangan air.  

img_title Menteri PU Dody Instruksikan Jajarannya Tangani Cepat Kekeringan dan Banjir Rob di Demak

"Dengan 7 unit tangki yang ada, setiap hari disalurkan 28 rit, atau masing-masing tangki setiap hari menyalurkan 4 rit, dan diserahkan ke lokasi yang sudah ditunjuk by name by addres, sesuai kesepakatan dengan kecamatan. Warga diperbolehkan mengambil di lokasi yang ditunjuk," ujarnya. (ren)
 

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PAN, Slamet Ariyadi

Madura Dilanda Kekeringan, Slamet Ariyadi: Masyarakat Terdampak Harus Dapat Bantuan Segera

Slamet menilai, penanganan kekeringan perlu dilakukan secara terpadu agar warga yang kesulitan mendapatkan air bersih dapat segera memperoleh bantuan. Selain pemerintah…

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut