Densus Antikorupsi Dibentuk Polri, Buat Apa?

Ilustrasi/Perlawanan terhadap isu korupsi di Indonesia
Sumber :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin

Dan hal yang mengejutkan adalah, bahwa Tito ketika diajukan menjadi calon Kapolri pada Mei 2016, dalam presentasinya ke Komisi III DPR ternyata sangat minim perhatian akan kasus korupsi.

img_title Cek Fakta: Anies Resmi Ditahan KPK

Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) ini lebih mengutamakan isu terkait narkoba dan terorisme.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laporan VIVA.co.id, saat penyampaian visi dan misinya di hadapan Komisi III DPR, Tito hanya memaparkan secuil isu pemberantasan korupsi.

img_title Pelapor Kasus Korupsi Jadi Tersangka, KPK Turun Tangan

Diantaranya terkait reformasi di tubuh Polri. Reformasi tersebut memang meliputi membudayakan perilaku anti korupsi melalui revolusi mental, hanya saja, Tito tidak menjelaskan bagaimana aksi pencegahan korupsi secara umum di luar institusi Polri.

"Reformasi Polri meliputi konsistensi pembinaan karier berdasarkan rekam jejak, rekrutmen dengan prinsip bersih transparan akuntabel dan humanis, sistem seleksi yang lebih efisien, membudayakan perilaku antikorupsi melalui revolusi mental," kata Tito, Kamis, 23 Mei 2016.

img_title Respons Tjahjo Kumolo soal Mars dan Himne KPK Ciptaan Istri Firli

Raker Kapolri dan Komisi III

Kata Tito saat itu, dirinya akan membentuk tim internal antikorupsi dengan mengoptimalkan pembentukan zona integritas, sistem pelaporan harta kekayaan anggota Polri ke pengawas internal Polri. (Baca: Visi Misi Calon Kapolri Minim Isu Pemberantasan Korupsi)

Penyusunan perkap tentang pembelian barang mewah, dan mengoptimalkan whistle blower system, dan  peraturan mengenai bisnis anggota Polri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tito juga menjanjikan penegakan hukum yang lebih profesional dan berkeadilan. Tetapi, lagi-lagi Tito tidak menyasar secara khusus penanganan dan pemberantasan korupsi yang lebih luas. Padahal, korupsi juga menjadi salah satu kejahatan luar biasa.

"Menghilangkan pungutan liar, pemerasan, dan makelar kasus dalam proses penyidikan," ujar Tito. (ren)

Ilustrasi Foto Firli Bahuri dan Karyoto (Sumber Majalah Tempo 26 November 2023)

Integritas Firli Bahuri dan Komitmen Penegakan Hukum Irjen Karyoto

Setelah mempertimbangkan semua bukti-bukti pelanggaran etik yang dilakukan Firli saya menyimpulkan Firli memang bukan pribadi yang berintegritas.

img_title
VIVA.co.id
8 Januari 2024
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut