Gara-gara Utang, Siswa SMA di Langkat Bunuh Temannya

Polisi menjaga lokasi kejadian perkara.
Sumber :
  • VIVAnews/Tri Saputro

VIVA.co.id – Dua orang remaja asal Kabupaten Langkat, Sumatera Utara menjadi tersangka pembunuhan terhadap rekannya sendiri. Keduanya dibekuk saat hendak melarikan diri ke Kabupaten Karo.

img_title Awal Mula Keluarga Curiga Dwi Bagus Jadi Pembunuh Dini

Penangkapan kedua remaja, IF dan SG, yang masing-masing masih berusia 17 tahun dengan seorang di antaranya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), berawal dari temuan mayat rekan mereka bernama Dian (17).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jasadnya ditemukan terkubur di belakang rumah warga dengan kondisi mengenaskan. Dian sebelumnya sempat diduga hilang. "Setelah diperiksa, korban ternyata dibunuh," ujar Kapolres Langkat, AKBP Dede Rojudin, Kamis, 20 Juli 2017.

img_title Sisa Abu-Tulang dari Tungku Kasus Pembunuhan Istri Siri dan Anak di Madiun Diusut Polisi

Dari pemeriksaan akhirnya munculah nama kedua pelaku yakni IF dan SG. Keduanya pun diamankan dalam pelarian. Dari sini lah kemudian terungkap jika kedua remaja ini membunuh rekannya karena korban memiliki utang sebesar Rp1 juta.

"Korban dipukuli dengan kayu, lalu dikubur di belakang rumah warga," ujar Dede.

img_title Bukan Orang Sembarangan! Ini Fakta-fakta Sosok Dwi Bagus Martono, Tersangka Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Dan kini guna pemeriksaan lanjutan, keduanya pun diamankan. Mereka terancam Pasal 340 tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Taufik Hidayat/Sumatera Utara

Polisi menggiring tersangka pembunuhan ibu dan anak di Kota Madiun

Bergaji Rp9 Juta Sehari, Dwi Bagus yang Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun Punya Keahlian Langka

Penghasilan fantastis dan keahlian khusus di industri minyak dan gas bumi tak membuat Dwi Bagus Martono (40) terhindar dari jerat hukum buntut lakukan pembunuhan.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut