Ulama Muhammadiyah Muhammad Muqoddas Wafat

Muhammad Muqoddas (kanan).
Sumber :
  • Dokumen muhammadiyah.or.id

VIVA.co.id – Kabar duka menyelimuti warga Muhammadiyah. Ulama yang juga Ketua PP Muhammadiyah 2005-2015, Muhammad Muqoddas meninggal dunia, Sabtu, 22 Juli 2017 malam. Kakak kandung dari mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini meninggal di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta, pukul 19:10 WIB.

img_title PP Muhammadiyah Instruksikan Jajaran Persyarikatan Ikut Dukung Penanganan Karhutla

"Insya Allah Almarhum akan dimakamkan pada Ahad 23 Juli 2017 jam 14.00 di Makam Gambiran, Umbulhardjo Yogyakarta," kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anhar Simajuntak, dalam pesan singkatnya, Minggu, 23 Juli 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dahnil mengatakan, dia mengenang Muhammad Muqosas sebagai ulama yang tegas dan berintegritas dalam bersikap. Menurutnya, sosok Almarhum tak pernah tergoda dengan godaan material. Selama hidupnya, mendiang dikenal sebagai figur yang sederhana.

img_title Muhammadiyah Desak Pencegahan Karhutla Diperketat, Pelaku Pembakaran Lahan Harus Bertanggung Jawab

"Dedikasi dirinya hanya untuk dakwah Islam melalui Muhammadiyah," ujar Dahnil.

Dari informasi yang diterima, Muhammad Muqoddas sudah lama dikabarkan sakit. Pria kelahiran Yogyakarta, 26 November 1948 ini juga merupakan dosen Bahasa Arab Fakultas Adab UIN Yogyakarta dan Dosen Pendidikan  Ulama Tajih Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

img_title Satu Abad Tarjih, Muhammadiyah Bahas Fikih Lanjut Usia hingga Kedaulatan Pangan

"Innalillahi Wainna ilahi rojiun. Telah meninggal Bapak Muhammad Muqodas, kakak Pak Busyro Muqodas. Semoga beliau husnul khatimah. Almarhum tamat dari Gontor, Lc Madinah, Pasca UIN Sunan Kalijaga: Dosen Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sikijo, PP Muhammadiyah," demikian pesan singkat yang beredar dari PP Muhammadiyah.

Ilustrasi Karhutla

Muhammadiyah: Karhutla Tidak Boleh Dinormalisasi Sebagai Bencana Tahunan

Muhammadiyah mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena bisa menjadi pemicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla)

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut