Marzuki Alie: Pertanyaan Penyidik KPK 'Copy Paste'

Mantan Ketua DPR Marzuki Alie menjalani pemeriksaan di KPK
Sumber :
  • ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

VIVA.co.id – Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI, Marzuki Alie merampungkan pemeriksaan sebagai saksi kasus korupsi e-KTP. Kali ini, dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Setya Novanto, Ketua DPR RI.

img_title Paulus Tannos Ajukan Penangguhan Penahanan di Singapura, Begini Respon KPK

Kepada awak media, pria itu justru menyangsikan pertanyaan-pertanyaan diajukan penyidik KPK kepada dirinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya diperiksa untuk Setya Novanto. Pertanyaan sama dengan (perkara) Andi Narogong. Jadi copy paste saja, makanya tidak lama. Jadi tidak ada hal yang baru," kata Politikus Partai Demokrat itu usai menjalani pemeriksaan di kantor KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu 9 Desember 2017.

img_title Eks Napi Andi Narogong Bungkam usai Diperiksa KPK soal Kasus Korupsi e-KTP

Menurut Marzuki Alie, KPK terus memanggilnya untuk menjalani pemeriksaan bila kembali menjerat tersangka baru. Ia pun meyakini pertanyaan KPK akan sama lagi.

"Jadi setiap ada tersangka baru, sebagai Ketua DPR akan dipangil, kenal tidak? tahu tidak? Begitu saja. Jadi tidak ada hal-hal yang baru. Jadi sama dengan yang lalu-lalu, copy paste betul. Jadi yang pemeriksaan berita acara saksi Andi Narogong copy paste ke Setnov, persis sama," kata Marzuki.

img_title Ditangkap di Bandara Changi, Buronan Kasus e-KTP Paulus Tannos Baru Pulang dari LN

Dalam surat dakwaan dan tuntutan jaksa KPK terhadap dua mantan pejabat Kemendagri, Irman dan Suguharto, Marzuki Alei disebut terima Rp 20 miliar terkait e-KTP. Namun ia berkali-kali menyangkal terlibat kasus tersebut.

Buronan kasus korupsi e-KTP, Paulus Tannos

Pengadilan Singapura Gelar Sidang Pendahuluan Ekstradisi Paulus Tannos Akhir Juni

Pengadilan Singapura rencananya akan menggelar sidang proses ekstradisi Paulus Tannos pada akhir bulan Juni 2025, yakni tanggal 23-25 Juni.

img_title
VIVA.co.id
3 Juni 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut