Setelah HTI, Ormas Anti-Pancasila Lainnya Segera Dibubarkan

Aksi tolak pembubaran HTI
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

VIVA.co.id – Pemerintah berencana akan kembali membubarkan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang tidak sesuai dengan ideologi bangsa, Pancasila. Ini sebagai langkah kedua, setelah Pemerintah membubarkan ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

img_title Prabowo Buka Puasa Bareng Tokoh Agama-Pimpinan Ormas Islam Besok

Dasar hukum dalam membubarkan ormas yang ditengarai bertentangan dengan Pancasila adalah Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) nomor 2 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).  Perppu ini resmi berlaku setelah Pemerintahan Presiden Joko Widodo  menerbitkannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, ormas yang sudah masuk radar Pemerintah ini merupakan ormas kecil, tapi sudah cukup punya nama dan diketahui oleh masyarakat. Sejumlah ormas itu, kata Tjahjo, berdasarkan laporan yang diterima oleh Kemendagri dari daerah-daerah.

img_title Prabowo Bicara soal RI Gabung Board of Peace di Depan Pimpinan Ormas Islam

Untuk memutuskan apakah ormas itu akan dibubarkan atau tidak, kata Tjahjo, masih menunggu masukan dan bukti dari Kejaksaan, BIN, Kepolisian, Kemenkopulhukam, tokoh-tokoh agama dan tokoh-tokoh adat.

"Karena kami memutuskan ormas layak dibubarkan atau tidak harus punya banyak bukti yang kuat. Seperti HTI sudah 10 tahun," kata Tjahjo di Hotel Century, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu 12 Agustus 2017.

img_title Prabowo Undang Ormas Islam ke Istana, Bakal Bahas Isu Dalam Negeri hingga Board of Peace

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, Kemendagri sudah melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap sejumlah ormas itu hampir kurun waktu dua tahun. Tapi data itu masih kurang.

"Kemendagri, ormas ini dua tahunan. Makanya kurang. Makanya kita mengklarifikasi apakah ada video lain. Data tertulismya, fotonya. Sabar saja, tidak dalam waktu dekat tapi sudah dicermati. Ormas yang dibubarkan tidak terbatas pada ormas agama, tidak. Ormas-ormas umum, ormas sosial termasuk ormas radikal pun saya kira," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan Sekjen PDI Perjuangan ini mengatakan, saat ini pihaknya masih memperbanyak data agar lebih kuat kedudukannya. Ormas ini, kata dia, merupakan ormas daerah. Sejumlah ormas yang akan dibubarkan ini ditengarai anti-Pancasila dan juga melakukan tindakan anarkis.

"Campur, antara Pancasila (anti-Pancasila) dan anarkis. Kalau mengganggu ketertiban bisa langsung ditangani oleh Kepolisian. Enggak ada masalah, tunggu aja tanggal mainnya, itu kan ormas kecil," ujarnya. (one)

Silaturahmi Ikatan Cendekiawan Alumni Timur Tengah (DPP ICATT)

ICATT Perkuat Sinergi Ormas Islam Sulsel, Dorong Aksi Nyata Umat

ICAAT menekankan pentingnya memperbanyak ruang perjumpaan antar ormas islam sebagai upaya memperkuat ukhuwah, persatuan dan kerukunan umat Islam, khususnya di Sulsel

img_title
VIVA.co.id
6 Mei 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut