Soal Bendera Terbalik, Malaysia Tak Cukup Minta Maaf

Menpora Indonesia, Imam Nahrawi bertemu Menpora Malaysia, Khairy Jamaluddin
Sumber :
  • VIVA.co.id/Satria Permana

VIVA.co.id – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhammad Romahurmuziy menilai sikap Malaysia yang hanya meminta maaf usai insiden kesalahan bendera Indonesia di SEA Games 2017 dinilai belum memenuhi kekecewaan publik tanah air.

img_title Neeltje Deliana, Pembawa Baki Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 di Istana

"Tidak cukup (permintaan maaf). Harus dibarengi penarikan instrumen yang telah tersosialisasi dan tersebar," ujar Romahurmuziy di Kampus Al Khairiyah Banten, Minggu malam, 20 Agustus 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, lanjutnya, Malaysia juga harus melakukan investigasi mendalam atas kejadian itu, dan mencari tahu ada unsur kesengajaan atau tidak, mengapa bendera Indonesia menjadi terbalik.

img_title Paskibraka Pembawa Bendera Merah Putih di HUT ke-81 RI: Celina Olivia Apriani Theo

"Kementerian Sukan (Kemenpora) Malaysia harus bisa menggali lebih jauh apakah ini ada kesengajaan atau tidak," ujarnya.

Kesalahan pemasangan warna bendera Indonesia ini terjadi dalam SEA Games 2017 di Kuala Lumpur Malaysia. Penyelenggara menempatkan bendera Indonesia dengan warna terbalik, Putih dan Merah, di seluruh buku panduan kegiatan.

img_title Anggota DPR Minta Penurunan Bendera Merah Putih di Aceh Diusut Tuntas!

Tak cuma itu, kesalahan pemasangan juga nyaris dilakukan oleh seluruh media cetak di Malaysia. (one)

Bendera Merah Putih dikibarkan personel TNI AL di atas dek kapal induk KRI Sriwijaya-100

Momen Bendera Merah Putih Berkibar di Kapal Induk KRI Sriwijaya-100

Setelah proses pengibaran bendera, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto sebagai inspektur upacara mengukuhkan nama baru ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100.

img_title
VIVA.co.id
24 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut