Pakde Karwo Sedih Banyak OTT di Daerahnya

Gubernur Jatim sekaligus Ketua DPD Demokrat Jatim, Soekarwo
Sumber :
  • VIVA/Nur Faishal

VIVA.co.id – Gubernur Jawa Timur Soekarwo memberikan kata sambutan di hadapan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan hadirin pada pelantikan Pelaksana Tugas Wali Kota Batu. Dalam kesempatan itu dia menyampaikan permintaan maafnya. 

img_title Mendagri Buka Suara soal Definisi Orang Asli Papua

Dengan suara lesu Pakde Karwo, sapaan akrab Soekarwo mengungkapkan penyesalannya atas terus terjadinya Operasi Tangkap Tangan (OTT) pejabat di bawah koordinasinya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pak Mendagri, kami mohon maaf, Jawa Timur, ini ujian dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Mudah-mudahan ini yang terakhir," kata Pakde Karwo membuka kalimat.

img_title Paparkan Rencana Kerja 2027 kepada DPR, Mendagri Pastikan Dukung Agenda Prioritas Nasional

Kepada para kepala daerah dan pejabat satuan perangkat kerja daerah, dia mengimbau agar operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi yang terjadi di Jawa Timur dijadikan bahan renungan dan evaluasi.

"Marilah bersama-sama menundukkan kepala dan berdoa semoga ini ujian terakhir dan jadi bagian renungan kita yang terdalam," kata Pakde Karwo. 

img_title Mendagri Tito Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Ryamizard Ryacudu

Pakde pantas sedih. Selama tahun 2017, empat kepala daerah di Jatim berurusan atau pernah berurusan dengan KPK. Mereka ialah Wali Kota Madiun nonaktif, Bambang Irianto (sudah divonis), Bupati Nganjuk Taufiqurrahman (perkara dialihkan ke Kejaksaan Agung setelah menang praperadilan), Bupati Pamekasan nonaktif, Achmad Syafi'i; dan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko.

Bahkan, jarak waktu penindakan oleh KPK terhadap Bupati Achmad Syafi'i dan Wali Kota Eddy Rumpoko terjadi hanya dalam waktu sebulan. Syafi'i diamankan petugas KPK dalam rangkaian operasi tangkap tangan dugaan suap penanganan perkara pada awal Agustus 2017 lalu, sementara Eddy Rumpoko ditangkap KPK pada 16 September tahun yang sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu Tjahjo mengatakan, pelantikan Punjul dilakukan secara cepat agar roda pemerintahan di sana tetap berjalan sepeninggal Eddy Rumpoko setelah jadi tersangka dan di tahan KPK. 

"Apalagi Batu merupakan daerah yang sangat potensial, terutama dari sektor wisatanya," ujarnya.

Demonstrasi di Prancis Memanas

Demonstrasi Berujung Kerusuhan di Prancis, Macron Tolak Pengunduran Diri Mendagri

Presiden Prancis, Emmanuel Macron menolak pengunduran diri Menteri Dalam Negeri, Laurent Nunez pasca demonstrasi yang berujung kerusuhan di sejumlah wilayah di negara itu

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut