Alasan Polri Pesan Ribuan Senjata

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Rikwanto.
Sumber :
  • Zahrul Darmawan (Depok)

VIVA.co.id – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Rikwanto tak menampik jika pihaknya tengah mengajukan pemesanan ribuan pucuk senjata. Rikwanto menilai, hal itu penting untuk meningkatkan keselamatan anggota Polri.

img_title Sehari Usai Lapak Narkoba Digempur Polisi, 3 Orang Ditembak dan Ditikam di Kampung Ambon

“Di samping melindungi masyarakat dalam rangka penegakan hukum, yang bersangkutan (anggota Polri) juga harus dilindungi keselamatan jiwanya,” kata Rikwanto saat ditemui dalam kunjungannya di Mapolresta Depok, Selasa 26 September 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut, lanjut Rikwanto, merujuk pada sederet kasus yang sempat dialami anggotanya saat bertugas di lapangan.

img_title Aksi Koboi Pencuri Pakai Senjata Api Lawan Polisi, Berakhir Pincang Kena Tembak di Kaki

“Dalam beberapa kasus, anggota kepolisian seperti Lantas atau Sabhara kadang menjadi korban kejahatan, seperti tertembak, tertusuk atau ditabrak dan lainnya. Mereka punya hak juga untuk terlindungi, dan pimpinan Polri juga merasa ada kewajiban untuk melindungi,” katanya.

“Untuk itu, pada mereka yang belum memiliki senjata akan dilengkapi dengan senjata,” Rikwanto menambahkan.

img_title 5 Sindikat Sabu Diciduk di Bekasi, Polisi Temukan 2 Senjata Api dan 16 Peluru Tajam

Saat ini, lanjut Rikwanto, hal itu sedang dalam proses pengajuan. “Mudah-mudahan dalam APBNP 2017 bisa terealisasi, sehingga yang bertugas di lapangan dilengkapi dengan senjata,” tuturnya. (ase)

Ilustrasi prajurit Kopassus.

Kasus Tewasnya Prajurit Kopassus di Gudang Senjata, Satu Prajurit Jadi Tersangka

Seorang prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD berinisial Letda Inf. AG ditetapkan sebagai tersangka oleh Polisi Militer (Pom) diduga lalai gunakan senpi

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut