Puncak Rusuh Gara-gara Ulah Satpol PP

Ilustrasi Satpol PP tengah membongkar bangunan
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi

VIVA.co.id – Insiden pembakaran bangunan PKL di Ciloto Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur Jawa Barat pada Rabu 11 Oktober 2017, ternyata disebabkan karena emosi pedagang setempat terhadap Satpol PP.

img_title Polisi Beberkan Langkah Baru Ungkap Kematian Bambang Saat Kerusuhan 27 Agustus

Kapolres Cianjur, AKBP Arief Budiman menjelaskan, lokasi pembakaran merupakan titik eksekusi yang seharusnya dilaksanakan hari ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Gerakan ini kan (diinisiasi) sama Pak Wakil Bupati. Pada saat bangunan dibongkar tanpa sepengetahuan dan enggak bilang-bilang ada satpol PP (membongkar) yang seharusnya dikerjakan hari ini," ungkap Arief kepada VIVA.co.id, Kamis 12 Oktober 2017.

img_title Polda Metro Tegaskan Tak Minta Bantuan Ormas Saat Kerusuhan 27 Agustus

Setelah membongkar, petugas Satpol PP tersebut melakukan pembiaran dan kembali ke lokasi pembongkaran yang dijadwalkan tanpa koordinasi dengan aparat.

"Seharusnya setelah dihancurkan puing-puingnya dibersihin dong. Ini kan karena dia gak bilang-bilang, dia tinggalin aja. Begitu ditinggal ya masyarakat ngamuk," ujarnya.

img_title Polda Metro Ringkus Tiga Pelaku Perusakan CCTV saat Demo Ricuh 27 Agustus

Melihat kesewenang-wenangan petugas Satpol PP, lanjut Arief, pedagang yang terdampak meluapkan emosi dengan melakukan pembakaran.

"Dibakar sendiri yang dihancurkan Satpol PP itu, kayu bakar. Tapi kejadiannya sebentar, abis Dzuhur," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menghindari situasi semakin memanas, masyarakat dan Satpol PP dimediasi Polres Cianjur dengan kesepakatan Pemerintah Daerah bertanggung jawab atas tindakan tersebut.

"Sudah tadi pagi, kita panggil. Hasilnya disepakati masyarakat yang terdampak tidak anarkis cuman mohon direlokasi bagus. Kita sampaikan ke Pemda," katanya.

Almarhum Bambang Setiawan

Polisi Kantongi Visum Bambang Setiawan yang Tewas Dikeroyok Saat Kerusuhan 27 Agustus, Bagaimana Hasilnya?

Polisi terus mengusut kematian Bambang Setiawan (59), warga Bendungan Hilir, yang meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan dalam kerusuhan 27 Agustus.

img_title
VIVA.co.id
2 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut