Gara-gara Utang, Cucu Tega Bunuh Kakek

Kantung jenazah. (Ilustrasi)
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Diki Hidayat

VIVA – Pasangan suami istri Kopriyadi alias Yin (25) dan Asmara (19), tega membunuh Maskun (58) yang tak lain adalah kakek kandungnya sendiri. Mereka gelap mata saat kakek membicarakan utang ibu Asmara, anak kandung Maskun.

img_title Ibu Pengamen, Ayah Tiri Nganggur, Ini Sosok Ortu yang Tega Bunuh Balita 20 Bulan di Toilet Umum Pasar Kebayoran Lama

Jenazah korban yang terbujur kaku ditemukan di kebun karet di Desa Taba Remanik, Kecamatan Selangit, Musi Rawas, Sumatera Selatan, Selasa 17 Oktober 2017 kemarin. Polres Musirawas segera melakukan investigasi untuk menemukan pelaku. Setelah serangkaian penyelidikan, perbuatan keji suami istri tersebut akhirnya terbongkar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pemeriksaan beberapa saksi, pelaku mengarah ke cucunya sendiri yakni Asmara, hingga akhirnya dia dan sang suami ditangkap. Mereka mengakui perbuatannya yang menghabisi nyawa sang kakek.

img_title Di Balik Pembunuhan Istri Siri dan Anak di Madiun, Ada Fakta Mengejutkan soal Istri Sah Dwi Bagus

Pembunuhan itu dilakukan dengan cara menjerat leher korban ketika menyadap kebun karet. Setelah Maskun tewas, jenazah kakeknya itu diseret ke pinggir sungai. Asmara dan Yin lalu langsung kabur dengan menggunakan sepeda motor milik mereka.

Kepala Satuan Reserse Musirawas Ajun Komisaris Wahyu Setyo Pranoto menerangkan, dari pemeriksaan, pembunuhan itu telah lama direncanakan oleh kedua pelaku. Asmara diduga dendam mendengar ucapan kakeknya saat ibunya menagih utang.

img_title Pembunuh Wanita Tewas dalam Karung di Boven Digoel Ditangkap, Pelakunya Pacar Korban

"Ibu pelaku (Asmara) menagih utang ke kakeknya. Saat ditagih, korban mengungkit masalah tanah warisan yang sudah dia berikan. Pelaku yang mendengar, tak terima dan akhirnya mengajak suaminya untuk membunuh korban,"kata Wahyu, Minggu 22 Oktober 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor merek Satria FU nomor polisi BG 2162 GH, satu ikat tali yang digunakan dalam pembunuhan, sebilah parang bersarung milik korban, serta beberapa helai pakaian korban dan pelaku.

"Korban waktu itu sedang berkebun. Dari belakang, suami pelaku menjeratnya menggunakan tali hingga tewas." (mus) 

Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy

Sakit Hati Berujung Pembunuhan Sadis di Kendal, Korban Dianiaya hingga Diborgol di Gedung Kosong

Polisi mengungkap motif pembunuhan sadis terhadap Donna Nuzulul Aditya (29), pria yang jasadnya ditemukan dalam kondisi tangan terborgol di sebuah gedung kosong di Kendal

img_title
VIVA.co.id
4 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut