Penembak Brimob di Papua Diduga Anti Freeport

Polisi melakukan pengamanan di Papua
Sumber :
  • Banjir Ambarita (Papua)

VIVA – Kepolisian menduga pelaku penembakan terhadap lima anggota Brimob di mobil patroli PT Freeport Indonesia, Sabtu, 21 Oktober 2017, sebagai kelompok massa yang menolak keberadaan tambang emas raksasa tersebut.

img_title Hadiri Konser Musik Cara Anak Muda Ekspresikan Kritik Sosial

"Mereka kan memang anti Freeport," kata Kepala Sub Direktorat Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Papua Ajun Komisaris Besar Suryadi Diaz.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Rikwanto mengaku belum bisa menganalisis kelompok penyerang. Pihaknya masih mendalami siapa dalang dan motif dari penembakan yang akhirnya menewaskan seorang personel Brimob tersebut.

img_title Jaga Produksi Pupuk, Petrokimia Gresik Tambah Pasokan Bahan Baku dari Freeport Indonesia

"Kita belum bisa menduga-duga. Belum ada yang ditangkap," ujarnya di Bandung, Senin, 23 Oktober 2017.

Meski begitu, ia mengaku prihatin dengan kejadian penembakan tersebut. "Kita prihatin, namun memang itu panggilan tugas," ujarnya.

img_title Detik-detik Rombongan Freeport Dihujani Peluru di Tembagapura, 3 Kendaraan Rusak

Penembakan terhadap dua mobil patroli polisi di PT Freeport Indonesia terjadi Sabtu, 21 Oktober 2017, sekira pukul 08.05 waktu setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi brutal ini terjadi di area Mile 67 dalam perjalanan menuju Tembagapura. Lima personel Brimob pun terluka akibat letupan peluru yang ditembakkan ke mobil.

Masing-masing personel yakni, Ipda Giay, Bripda Hence, Bripda Mario dan Aipda Mustari. Sementara seorang lainnya bernama Briptu Berri Permana meninggal dunia.

Kemenhan melaksanakan kegiatan penetapan komponen cadangan (komcad)

196 Karyawan Freeport Tinggalkan Pekerjaan, Kini Digembleng 2 Bulan Jadi Komcad di Papua

Ratusan karyawan PT Freeport Indonesia kini harus meninggalkan rutinitas pekerjaan mereka untuk menjalani latihan militer di Rindam XVII/Cenderawasih, Kabupaten Jayapura.

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut