Menko PMK Bahas Penguatan Fiskal BPJS Kesehatan

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani
Sumber :

VIVA – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan salah satu agenda prioritas pemerintah dalam Program Indonesia Sehat. Pemerintah membayar iuran 92.4 juta penduduk agar memperoleh jaminan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.

img_title BPJS Kesehatan Buka Suara soal Kabar Penonaktifan PBI JK

Peserta JKN saat ini mencapai angka 172 juta penduduk (66%). Iuran BPJS saat ini dipandang masih di bawah nilai aktuaria. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk dapat menjaga kapasitas fiskal BPJS Kesehatan berkesinambungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada Rapat Tingkat Menteri 25 Juli 2017, telah diidentifikasi bauran kebijakan yang perlu dilakukan dalam meningkatkan kapasitas fiskal BPJS Kesehatan yang meliputi, target cakupan Kesehatan Semesta Tahun 2019, iuran PBI tetap, iuran non PBI tetap, kendali mutu dan kendali biaya, strategic purchaser, cost sharing, masa tunggu peserta dan sharing Pemda dalam penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

img_title Saham Suami Puan Maharani Melejit, BUVA Klarifikasi ke BEI soal Rights Issue 50 Miliar Saham Baru

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani hari ini memimpin rapat tingkat menteri terkait pengendalian defisit keuangan BPJS Kesehatan. Rakor hari ini difokuskan pada upaya untuk meningkatkan kapasitas fiskal BPJS Kesehatan, yaitu, efisiensi operasional BPJS Kesehatan, penyempurnaan sistem rujukan, optimalisasi sharing pemda, melalui Pojok Rokok untuk pelayanan kesehatan, optimalisasi sharing BPJS Ketenagakerjaan untuk penyakit akibat kerja. Berbagai upaya tersebut akan segera dilaporkan oleh Menko PMK kepada Presiden.

“Saya harap peran pemda ke depannya bisa ikut aktif, bukan hanya melakukan preventif dan promotif saja, tetapi juga uang yang ada di pemda itu bisa digunakan untuk melakukan pelayanan kesehatan katastropik,” ujar Menko PMK.

img_title Terpopuler: QJMotor Fort 180 vs Honda ADV160, Mobil Puan Maharani, dan Strategi Jepang Hadapi China

Hadir dalam kesempatan ini Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro, Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris, perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Kemenko PMK Sigit Priyohutomo, Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK, Staf Khusus dan Staf Ahli Kemenko PMK. (webtorial)

BPJS Kesehatan jalin kerja sama dengan 66 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) baru.

RS Mitra BPJS Kesehatan Bertambah, Peserta JKN Kian Mudah Jangkau Faskes

Dari 66 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) baru, sebanyak 14 fasilitas kesehatan berstatus milik pemerintah dan 52 fasilitas kesehatan milik swasta.

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut