Menko PMK: RSUD Ir. Soekarno Harus Optimal Layani Masyarakat

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani
Sumber :

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, Selasa 7 November 2017 meresmikan perubahan nama RSUD Kabupaten Sukoharjo menjadi RSUD Ir. Soekarno. Menurut Menko PMK, keberadaan rumah sakit di era jaminan kesehatan menjadi sangat penting di tengah kebutuhan akan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat.

img_title Saham Suami Puan Maharani Melejit, BUVA Klarifikasi ke BEI soal Rights Issue 50 Miliar Saham Baru

Mutu dan kualitas pelayanan kesehatan itu dapat diukur melalui akreditasinya. Seperti yang diketahui, bahwa RSUD Kabupaten Sukoharjo sudah mencapai paripurna dalam standar akreditasi penilaian tertinggi. Oleh karena itu, penggunaan nama Ir. Soekarno pada RSUD harus menjadi motivasi kuat bagi seluruh jajaran RSUD untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat Sukoharjo dan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada kesempatan ini, Menko sekaligus mengimbau agar rumah sakit mampu membantu masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit.

img_title Terpopuler: QJMotor Fort 180 vs Honda ADV160, Mobil Puan Maharani, dan Strategi Jepang Hadapi China

"Jadikan rumah sakit tak hanya sebagai rujukan orang yang sakit, namun sekaligus fungsikan peran rumah sakit untuk sarana edukasi kesehatan. Buka rumah sakit bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi mencegah sakit dengan upaya promotif preventif,” tutur Menko PMK dalam sambutannya.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani

img_title Kerennya Mobil Ketua DPR RI, Puan Maharani

Ditambahkannya, rumah sakit juga harus mampu menunjukkan keramahan, jangan membuat masyarakat takut berobat dan khawatir ditolak atau tak dilayani.

“Pengelolaan SDM rumah sakit harus prima, layani pasien dengan senyum, ikhlas, dan sabar. Pelayanan yang baik tak hanya pada saat pengobatan, namun berbagai layanan lainnya,” tutur Menko Puan. Menurut Menko PMK hal tersebut sangat penting karena dengan kepuasan masyarakat yang tinggi akan mendukung suksesnya program JKN.

Menko PMK sebagai wakil pemerintah sekaligus wakil dari keluarga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas usulan nama RSUD Ir. Soekarno. Penggunaan nama proklamator sebagai nama fasilitas dan sarana pelayanan kepada masyarakat membawa konsekuensi yang tidak ringan. Salah satunya adalah menjaga kredibilitas dari nama yang telah disandangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di depan awak media Menko berpesan agar perubahan nama RSUD menambah motivasi untuk bisa memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dari sebelumnya.

"Tadi saya bertanya kepada pasien mereka cukup puas dengan pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit, serta pelayanan Jamkesmas dan BPJS kesehatan berjalan sebagaimana mestinya", kata Menko PMK.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut