Ditertawai Mahfud MD, Begini Respons Pengacara Setya Novanto

Mantan kuasa hukum Setya Novanto Fredrich Yunadi.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Rifki Arsilan

VIVA – Pengacara Ketua DPR Setya Novanto, Fredrich Yunadi, membenarkan adanya rencana menuntut penahanan kliennya oleh KPK ke Pengadilan HAM Internasional. Sayangnya, dia mengaku belum bisa mengatakan secara detail mengenai rencana tersebut. Sebab, menurut dia, hal ini harus dilakukan dengan prinsip kehati-hatian. 

img_title Bahlil Tepis Setya Novanto Masuk Struktur Partai Golkar

"Nanti kita lihatlah. Saya kan selalu punya sifat kerja. Kalau sudah jadi, baru saya ceritakan kalau sudah ada SPDP (Surat Perintah Dimulainya Penyidikan) atau sudah ada surat perintah penangkapan baru cerita. (Kalau) sudah menang baru saya cerita," ujar dia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Kencana, Jakarta Pusat, Sabtu 18 November 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rencana Fredrich itu sendiri sempat ditanggapi mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD lewat akun twitter resmi miliknya @mohmahfudmd. Mahfud mengungkapkan pengadilan internasional itu hanya untuk mengadili kasus genosida dan kejahatan kemanusiaan.

img_title Peluang Setnov jadi Pengurus Partai, Golkar: Dia Senior, Tak Mungkin Dibawah Bahlil

Terkait hal itu, dia tidak ambil pusing. Dia hanya mengatakan Mahfud bukan seorang ahli hukum pidana dan tidak perlu menanggapi.

img_title Penjelasan Resmi Kakanwil Ditjenpas Jabar Terkait Pembebasan Bersyarat Setya Novanto

"Itu kan menurut beliau (Mahfud) kan. Beliau kan bukan ahli pidana. Kan beda sama saya," ucapnya. (ren)

Setya Novanto.

Satu Rumah Setya Novanto di Kupang Dilelang KPK

Aset Setya Novanto dijual KPK dengan nilai limit Rp2.181.065.000 atau Rp2,18 miliar. Bila masyarakat ingin membeli aset itu, maka harus setor uang jaminan sebesar Rp1 M

img_title
VIVA.co.id
26 November 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut