Perokok di Gorontalo Kini Ditangkap Satpol PP

Ilustrasi merokok.
Sumber :
  • Pixabay/karosieben

VIVA – Sebanyak 12 warga Gorontalo terpaksa menjalani sidang pelanggaran ketertiban umum usai tertangkap tangan oleh Satuan Polisi Pamong Praja saat sedang merokok.

img_title Hasil Mengejutkan Penelitian Unpad soal Peralihan Kebiasaan Merokok ke Produk Tembakau Alternatif

"Mereka tertangkap tangan sedang merokok di kawasan Rumah Sakit Aloe Saboe Gorontalo," kata Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Gorontalo, Harianto Pakaya, Kamis, 23 November 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belasan warga itu, dianggap melanggar Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2014 tentang Larangan Merokok di Tempat Umum. Masing-masing terancam sanksi denda maksimal Rp100 ribu dan hukuman penjara tiga bulan.

img_title Suka Merokok Setelah Makan? Kebiasaan Ini Ternyata Berbahaya

Baca Juga:

img_title Sering Dilakukan Pria, Kebiasaan Ini Diam-diam Bisa Bikin Tekanan Darah Naik

U, salah seorang warga yang tertangkap tangan sedang merokok, mengaku tak mengetahui jika ada perda yang mengatur soal larangan merokok. Karena itu, ia terpaksa pasrah ketika harus menjalani sidang oleh Satpol PP. "Baru tahu kini ada perdanya," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejauh ini, pemerintah Gorontalo memastikan akan terus menggelar razia bagi para perokok di tempat umum. Penertiban ini ditujukan untuk mengurangi jumlah perokok yang melanggar ketentuan.

Kadek Sugiarta/Gorontalo

Ilustrasi berhenti merokok

Kadar Karbon Monoksida Perokok Jadi Sorotan, Hasil Penelitian 3 Bulan Terungkap!

Merokok masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat di Indonesia. Meski banyak perokok menyadari risiko kebiasaan tersebut dan memiliki keinginan untuk berhenti.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut