Berkas Penyidikan Selesai, Setya Novanto Segera Disidang

Setya Novanto
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarok A

VIVA – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata telah melimpahkan berkas penyidikan Ketua DPR Setya Novanto ke tahap II atau ke Jaksa KPK. Sehingga dalam waktu paling lama 14 hari sejak pekan lalu, berkas perkara tersangka korupsi e-KTP tersebut akan dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

img_title Satu Rumah Setya Novanto di Kupang Dilelang KPK

"Berkas (perkara Setya Novanto) sudah dilimpahkan ke JPU pekan lalu," kata Pejabat Internal KPK saat berbincang dengan awak media, Senin, 4 Desember 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pejabat itu mengatakan, pelimpahan ini bukan cara institusinya menghindari konfrontasi dengan kubu Setya Novanto di praperadilan. Hanya saja sejak Setya Novanto ditahan di Rutan beberapa pekan lalu, penyidik sudah hampir merampungkan berkas penyidikan Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

img_title Bahlil Tepis Setya Novanto Masuk Struktur Partai Golkar

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan sudah memberikan tanda jika KPK segera melimpahkan berkas penyidikan tersangka Novanto ke tahap penuntutan.

Kemudian Wakil Ketua KPK lainnya, Saut Situmorang juga menguatkan. Saut bahkan menilai sebelum praperadilan diputuskan Pengadilan Negeri jakarta Selatan, pihaknya telah melimpahkan berkas Novanto ke Pengadilan Tipikor Jakarta.

img_title Peluang Setnov jadi Pengurus Partai, Golkar: Dia Senior, Tak Mungkin Dibawah Bahlil

"Sudah beres itu, tinggal sedikit lagi saja (dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor). Sebelum praperadilan ya," kata Saut di kantornya, Jakarta, Jumat, 1 Desember 2017.

Seperti diketahui, sidang praperadilan jilid II yang diajukan Novanto sempat dibuka Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Kamis, 30 November 2017. Namun, dalam sidang itu pihak KPK tidak hadir.

Oleh karenanya, sidang praperadilan ditunda dan akan dilanjutkan pada Kamis, 7 Desember 2017. Dalam aturan berlaku, praperadilan akan gugur bila pokok perkaranya telah disidangkan di pengadilan Tipikor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuasa Hukum Novanto, Fredrich Yunadi menyayangkan langkah KPK tidak menghormati praperadilan kliennya. Seharusnya, KPK berani menghadapi praperadilan, sebab itu sebagai penguji ada tidak kekeliruan lembaga yang dipimpin Agus Rahardjo itu dalam menjerat Novanto di kasus e-KTP. Apalagi saat ini Novanto juga mengajukan saksi-saksi meringankan dalam penyidikan. Sementara sejauh ini baru empat dari 16 saksi dan ahli diperiksa KPK yang diajukan Novanto.

Fredrich lebih lanjut menyindir KPK yang sejak awal telah banyak menabrak aturan dalam menjerat Novanto. "Bagi KPK apapun sah, coba bayangkan Undang-Undang Dasar 1945 saja dianggap tidak berlaku bagi KPK, apa lagi KUHAP," kata Fredrich melalui pesan singkat, Senin, 4 Desember 2017.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut