Skytrain Bandara Soetta Mogok, Penumpang Diminta Naik Bus

Skytrain Bandara Soekarno Hatta di Tangerang
Sumber :
  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin

VIVA – Skytrain atau kereta canggih Bandara Soekarno Hatta dikabarkan mogok saat melintas di jalur perlintasannya menuju Shelter Terminal 1.

img_title Sempat Dihentikan, Kalayang Bandara Soetta Kembali Beroperasi

Mogoknya kereta yang mulai diujicoba sejak 1 Desember 2017 itu disampaikan sebuah pengguna akun Twitter bernama @wanulk yang diunggahnya pada Minggu, 7 Januari 2018, sekira pukul 11.50 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

img_title Kalayang Bandara Soetta Setop Operasional Sementara, Ini Moda Transportasi Penggantinya

Dan untuk membuktikan skytrain itu mogok, akun ini pun mengunggah sebuah foto para penumpang kereta yang mesti berjalan kaki menyusuri jalur darurat untuk menuju ke terminal tujuan.

"Nyusurin emergency walk gini balik ke terminal terdekat," tulisnya sembari menyertakan sebuah foto penumpang yang terlihat keluar dari skytrain.

img_title Ada Gangguan Perangkat, Layanan Skytrain Bandara Soetta Tidak Beroperasi Sementara

Mogoknya skytrain bandara ini diakui oleh PT Angkasa Pura II. Lewat akun Twitter resminya, lembaga ini pun meminta maaf atas ketidaknyamanan tersebut.

Para penumpang skytrain pun diimbau untuk menggunakan bus penampung yang tersedia.

Skytrain di Bandara Soekarno Hatta awalnya diujicoba pada 1 Desember hingga 31 Desember 2017. Kereta ini diklaim bisa mengangkut penumpang dalam sehari dengan jumlah 33.728 orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk satu trainset, kereta Bandara Soekarno Hatta ini terdiri dari enam kereta mampu mengangkut 272 penumpang. Interior keretanya didesain seperti di pesawat, penumpang pun dapat mengatur kemiringan kursi dan sandaran tangan.

Selain itu, kereta juga dilengkapi dengan pendingin udara (full AC), pengisi daya ponsel (charging port), toilet terpisah antara pria dan wanita. Dan di tiap kereta dilengkapi bagasi khusus untuk menempatkan barang bawaan, serta empat layar TV LED untuk hiburan dan juga memberikan informasi posisi kereta.

Kalayang atau skytrain bandara soetta (foto ilustrasi)

Kemenhub Kaji Skytrain Jadi Feeder LRT Jabodebek dan MRT Jakarta

Wakil Menteri Perhubungan, Suntana mengatakan, saat ini pihaknya masih mengkaji rencana penyediaan kendaraan pengumpan alias feeder untuk mengintegrasikan LRT dan MRT.

img_title
VIVA.co.id
11 Juni 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut